Aksi Masa di Depan Polda DIY Memanas, Gerbang Tumbang dan Ledakan Picu Kepanikan

Aksi Masa di Depan Polda DIY Memanas, Gerbang Tumbang dan Ledakan Picu Kepanikan

- Author

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JEJAKNARASI.ID, JOGJA – Aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (24/2/2026) berujung ricuh.

Demonstrasi yang digelar elemen masyarakat dan mahasiswa itu memanas setelah massa merobohkan gerbang timur Mapolda hingga muncul suara ledakan misterius yang memicu kepanikan.

Aksi bermula dari titik kumpul di Kampus UPN Veteran Yogyakarta sekitar pukul 16.30 WIB. Massa dari berbagai kampus, antara lain UGM, UNY, dan UPN bergerak long march menuju Mapolda DIY sambil membawa tuntutan terkait dugaan kekerasan aparat yang menewaskan remaja 14 tahun di Maluku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, massa langsung mendekat ke gerbang timur. Water barrier yang dipasang aparat dibongkar, disusul aksi dorong-dorongan antara demonstran dan barikade keamanan. Situasi kian tegang seiring jumlah massa yang terus bertambah.

Sekitar pukul 18.43 WIB, tekanan massa membuat gerbang timur Mapolda DIY roboh. Sejumlah orang kemudian terlihat mencoret tembok luar markas kepolisian dengan berbagai tulisan bernada protes. Dampaknya, arus lalu lintas di Ring Road Utara tersendat, bahkan sempat dialihkan di sekitar simpang empat Condongcatur dan kawasan UPN.

Baca Juga :  Ramai Tagar Indonesia Gelap, Luhut: Kau yang Gelap, Bukan Indonesia

Ketegangan mencapai puncak menjelang pukul 19.55 WIB ketika suara ledakan keras terdengar dari arah kerumunan. Ratusan massa yang sebelumnya bertahan di depan gerbang mendadak berhamburan menyelamatkan diri. Hingga kini, sumber ledakan tersebut belum dipastikan.

Di tengah situasi yang mencekam, aparat melakukan pengalihan arus lalu lintas penuh di depan Mapolda DIY guna mengantisipasi risiko lanjutan dan menjaga keamanan kawasan.

Salah satu peserta aksi berinisial UD menyebut demonstrasi ini merupakan luapan kemarahan publik atas kematian remaja di Maluku yang diduga akibat kekerasan oknum aparat. Ia menilai persoalan tersebut bukan lagi sekadar ulah individu.

“Ini bukan hanya soal oknum, tapi sudah menjadi persoalan institusional,” ujar UD.

Menurutnya, aksi serupa yang pernah digelar pada Agustus 2025 belum menghasilkan perubahan berarti dalam perlindungan hak asasi manusia maupun perilaku aparat di lapangan. Karena itu, massa kembali turun ke jalan sebagai bentuk tekanan publik. (/red)

Berita Terkait

Anggota Komisi IV DPR RI Apresiasi Respon Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan
5 Fakta Menarik Tentang Haul Habib Ali di Solo 2025
Haul Habib Ali Alhabsyi: Jalan Kapten Mulyadi Solo Ditutup 11–13 Oktober
Diduga Terkena Diare Usai Santap MBG, 110 Siswa SMAN 2 Wonogiri Kompak Izin
Polisi Bantah Isu Ada Korban Jiwa Saat Aksi Unjuk Rasa Turunkan Bupati Sudewo
Satu Mobil Polisi Dibakar pada Demo Pelengserang Bupati Pati
Temui Pendemo, Bupati Sudewo Dilempari Sandal dan Air Kemasan
Demo Turunkan Bupati Pati Rusuh, Polisi Halau Massa Gunakan Water Canon dan Gas Air Mata
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Aksi Masa di Depan Polda DIY Memanas, Gerbang Tumbang dan Ledakan Picu Kepanikan

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:56 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI Apresiasi Respon Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:44 WIB

5 Fakta Menarik Tentang Haul Habib Ali di Solo 2025

Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:11 WIB

Haul Habib Ali Alhabsyi: Jalan Kapten Mulyadi Solo Ditutup 11–13 Oktober

Sabtu, 13 September 2025 - 17:53 WIB

Diduga Terkena Diare Usai Santap MBG, 110 Siswa SMAN 2 Wonogiri Kompak Izin

Berita Terbaru

Opini

Teologi Politik Islam Iran Dalam Pemikiran Bung Karno

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:30 WIB