Peduli Lingkungan, Banksasuci Larutkan 20 Ton Eco Enzyme di Sungai Cisadane

Peduli Lingkungan, Banksasuci Larutkan 20 Ton Eco Enzyme di Sungai Cisadane

- Author

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation melarutkan sebanyak 20 ton ECO Enzyme di wilayah perbatasan Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menetralisir Sungai Cisadane pasca tercemarnya aliran sungai akibat tumpahan 20 ton pestisida.

Menurut ketua Banksasuci, Ade Yunus mengatakan bahwa Eco enzyme yang disebar ke Cisadane merupakan cairan organik hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sisa sayuran), gula (merah/molase), dan air selama setahun terakhir. Cairan berwarna coklat ini beraroma asam manis segar, berfungsi sebagai pembersih alami pestisida, dan penjernih air.

“Pelarutan ECO Enzym ini merupakan ikhtiar kami untuk menetralisir sungai Cisadane Pasca Tercemar Pestisida,” Ungkap Ade, Minggu (15/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ade menambahkan bahwa Banksasuci telah melakukan berbagai upaya menyikapi tercemarnya Sungai Cisadane. Selain advokasi melalui media dan aksi simpatik, pengambilan sampel untuk di uji laboratorium, pihaknya juga telah menebar 5 Ton Ikan dan kini pelarutan Eco Enzyme.

Baca Juga :  Bank Sampah Gunung Emas dan Ajinomoto Sosialisasi Pilah Sampah ke Sekolah dan Masyarakat: Wujud Nyata Peduli Lingkungan 

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar Cisadane kembali pulih, ikhtiar ini hanya jangka pendek. Jangka panjangnya tentu adalah penegakan hukum dan pengawasan secara ketat, karena tidak ada toleransi bagi kejahatan lingkungan,” tegasnya.

Pria yang dijuluki, ‘Sunan Jaga Kali’ tersebut Berharap seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap tercemarnya sungai Cisadane agar kejadian tercemarnya sungai Cisadane tidak terulang kembali.

“Ini kasus serius, semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi, untuk memulihkan sungai Cisadane, hari ini, esok dan seterusnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” pungkasnya. **

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus
Camat Dadang Bagikan Ratusan Masker Ke Warga Guna Antisipasi Abu Vulkanik di Kelapa Dua
Pemuda Berdampak Gelar Audiensi Bersama Wabup Tangerang, Bahas Masa Depan Generasi Muda
Gelar Dialog dengan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Paksa Kendaraan di Jalan
Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Terus Pantau Untuk Jaga Pelayanan ke Masyarakat
Dari Baksos Hingga Penanam Pohon, JMSI Tangerang Sambut Hari Kemerdekaan Bareng Warga Sovil Tigaraksa
PT Kobe Bantah Jadi Dalang Polusi, Warga Minta “Trial” Tutup Sementara
Posbankum Bojong Nangka Gelar Roadshow Perdana di RW 13, Dorong Warga Sadar Hukum
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus

Selasa, 8 September 2026 - 15:36 WIB

Camat Dadang Bagikan Ratusan Masker Ke Warga Guna Antisipasi Abu Vulkanik di Kelapa Dua

Sabtu, 5 September 2026 - 09:47 WIB

Pemuda Berdampak Gelar Audiensi Bersama Wabup Tangerang, Bahas Masa Depan Generasi Muda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Gelar Dialog dengan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Paksa Kendaraan di Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Terus Pantau Untuk Jaga Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru