BEM Banten Bersatu Gelar Peletakan Batu Pertama TBM dan Renovasi Majelis Talim di Lebak Gendong

BEM Banten Bersatu Gelar Peletakan Batu Pertama TBM dan Renovasi Majelis Talim di Lebak Gendong

- Author

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, LEBAK – BEM Banten Bersatu resmi menyelenggarakan kegiatan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Taman Baca Masyarakat (TBM) serta renovasi Majelis Ta’lim di Hunian Sementara (Huntara) Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat BEM Banten Bersatu dalam upaya mendukung pemulihan kehidupan sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat pascabencana. Peletakan batu pertama menjadi simbol awal komitmen mahasiswa untuk menghadirkan ruang belajar yang layak bagi anak-anak serta tempat ibadah yang lebih nyaman bagi warga.

Pembangunan Taman Baca Masyarakat diharapkan menjadi pusat literasi dan ruang tumbuhnya semangat belajar generasi muda di Huntara. Sementara itu, renovasi Majlis Ta’lim dilakukan agar masyarakat memiliki fasilitas ibadah yang lebih aman dan representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan serta penguatan nilai-nilai spiritual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat sekaligus panggilan moral atas kondisi yang selama ini terjadi.

“Peletakan batu pertama ini bukan sekadar simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah awal dalam merawat harapan masyarakat. Sudah enam tahun masyarakat di Hunian Sementara hidup dalam keterbatasan, sementara pembangunan infrastruktur yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian sekaligus pengingat bahwa rakyat tidak boleh terus dibiarkan menunggu tanpa kepastian,” ujar Bagas Yulianto.

Ketua pelaksana kegiatan, Rizqi, menyampaikan bahwa program ini lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian bersama untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Kami berupaya menghadirkan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Taman baca ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk terus belajar, sementara renovasi Majlis Ta’lim menjadi bentuk kepedulian kami terhadap kehidupan spiritual warga. Ini mungkin langkah kecil, tetapi menjadi bukti bahwa gerakan bersama bisa menghadirkan perubahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  BEM Banten Bersatu Tolak Pengesahan RUU TNI Jadi Undang - Undang

Perwakilan masyarakat setempat, Ketua RT Kampung Cigobang Bapak Bared, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa yang telah hadir dan bergerak langsung membantu warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa BEM Banten Bersatu yang telah peduli dan mau turun langsung membantu masyarakat di sini. Selama bertahun-tahun kami hidup di hunian sementara dengan kondisi infrastruktur yang terbatas. Kehadiran taman baca dan perbaikan Majlis Ta’lim tentu sangat bermanfaat bagi anak-anak dan warga kami,” ujarnya.

Dalam momentum ini, BEM Banten Bersatu juga menyampaikan kritik konstruktif kepada pemerintah daerah maupun pusat agar lebih serius memperhatikan kondisi masyarakat di Lebak Gedong, khususnya di Kampung Cigobang. Selama kurang lebih enam tahun, warga masih bertahan di hunian sementara dengan fasilitas infrastruktur yang belum memadai dan pembangunan yang belum kunjung tuntas.

BEM Banten Bersatu menilai bahwa kondisi tersebut tidak boleh terus berlarut-larut. Negara harus hadir secara nyata dalam memastikan hak masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak, akses pendidikan, serta infrastruktur yang memadai.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya bergerak dalam aksi sosial, tetapi juga menyuarakan harapan masyarakat agar pembangunan yang dijanjikan dapat segera direalisasikan. Taman Baca Masyarakat dan renovasi Majlis Ta’lim menjadi simbol bahwa harapan masih terus dijaga, sekaligus pengingat bahwa tanggung jawab besar tetap berada di tangan pemerintah.

Antusiasme warga dalam kegiatan peletakan batu pertama ini menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Momentum ini menjadi awal dari proses panjang gotong royong dalam membangun kembali harapan dan kehidupan yang lebih baik di Hunian Sementara Kampung Cigobang. (*)

Berita Terkait

Bentuk Kepedulian, Bem Banten Bersatu Resmikan Taman Baca dan Renovasi Masjid di Lebak Gedong
Bem Banten Bersatu Gelar Diskusi Bertajuk Perjalanan 6 Tahun Menuju Sejahtera di Huntara Lebak Gedong
Diduga Ada Tipikor, Polres Lebak Panggil Tujuh Kades Kabupaten Lebak
HUT JMSI Ke-5 Tahun, Aji Rosyad : Peran Penting Media Dalam Mengawal Program Pemerintah
Resmi Naik! UMR Lebak 2025 Lebih Rendah Dibanding Tangerang Raya, Segini Nilainya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:26 WIB

Bentuk Kepedulian, Bem Banten Bersatu Resmikan Taman Baca dan Renovasi Masjid di Lebak Gedong

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:14 WIB

Bem Banten Bersatu Gelar Diskusi Bertajuk Perjalanan 6 Tahun Menuju Sejahtera di Huntara Lebak Gedong

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WIB

BEM Banten Bersatu Gelar Peletakan Batu Pertama TBM dan Renovasi Majelis Talim di Lebak Gendong

Selasa, 29 April 2025 - 17:50 WIB

Diduga Ada Tipikor, Polres Lebak Panggil Tujuh Kades Kabupaten Lebak

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:09 WIB

HUT JMSI Ke-5 Tahun, Aji Rosyad : Peran Penting Media Dalam Mengawal Program Pemerintah

Berita Terbaru

Opini

Teologi Politik Islam Iran Dalam Pemikiran Bung Karno

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:30 WIB