Kunker di Bali, Komisi VI DPR Pantau Ketersediaan Pangan Nasional Jelang Nataru

Kunker di Bali, Komisi VI DPR Pantau Ketersediaan Pangan Nasional Jelang Nataru

- Author

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziah, (Foto: Ist)

Anggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziah, (Foto: Ist)

Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Denpasar untuk memantau keadaan stok pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi langkah-langkah preventif terhadap inflasi yang dapat disebabkan oleh persediaan tangan dan kondisi cuaca yang ekstrim, serta potensi bencana yang terjadi belakangan ini.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi VI membawa perhatian besar terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di bulan Desember ketika Denpasar menjadi salah satu destinasi wisata utama. A

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

nggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziah mengungkapkan bahwa kepadatan kunjungan wisatawan di Bali selama peak season memerlukan persiapan yang matang dalam hal distribusi dan penyediaan kebutuhan pangan.

“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa kebutuhan pangan dapat terpenuhi,” ujar Ida Fauziah usai mengikuti pertemuan dengan Mendag, Bulog, ID FOOD, dan Danantara di Denpasar, Jumat (6/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Bali serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berbagai lembaga terkait seperti RNI dan ID Food.

Mereka semua dilibatkan dalam diskusi untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan pasokan pangan.

Menurut laporan dari bulog dan ID FOOD hingga saat ini, ketersediaan pangan di Denpasar terjaga dengan baik dan harga-harga tetap stabil.

Baca Juga :  Bakal Pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Fraksi PKB DPR Minta Presiden Suarakan Kemerdekaan Palestina

“Kami optimis dengan program-program yang sudah dilaksanakan, seperti Substansi Penanganan Hasil Sektor Pangan (SPHS) dan program PASAK, dapat membantu dalam pengendalian inflasi,” sambungnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga, pihak Komisi VI juga memastikan bahwa pasar murah akan disiapkan, sebagai upaya untuk menjaga kestabilan harga.

“Harapan kami adalah harga tetap terjaga dan tidak memberatkan masyarakat, terutama di momen penting seperti Nataru,” ungkap Ida.

Selain itu, Ida Fauziah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan BUMN, termasuk ID Food dan Bulog, dalam memastikan distribusi pangan berlangsung dengan baik.

“BUMN berperan penting dalam menjaga harga dan memastikan ketersediaan di berbagai daerah,” imbuhnya.

Pihak ID Food dan Bulog juga telah menjamin bahwa mereka memiliki cukup banyak cabang di berbagai wilayah, sehingga mereka dapat memastikan kestabilan harga pangan di seluruh daerah.

“Kepastian harga ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat selama periode liburan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, kunjungan Komisi VI ke Bali diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan dan mengantisipasi inflasi, terutama menjelang momen perayaan yang padat. Semua pihak berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.**

Berita Terkait

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:18 WIB

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:15 WIB