Jelang Nataru, Komisi V DPR Soroti Delay dan Kesiapan Runway Bandara Soekarno-Hatta

Jelang Nataru, Komisi V DPR Soroti Delay dan Kesiapan Runway Bandara Soekarno-Hatta

- Author

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Bandara Sularno Hatta. (Foto : Ist)

Ilustrasi : Bandara Sularno Hatta. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.JAKARTA – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin untuk memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam peninjauan tersebut, berbagai aspek pelayanan hingga potensi gangguan penerbangan menjadi sorotan serius para legislator.

Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa arus penumpang yang akan melonjak secara signifikan menuntut kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan, baik pengelola bandara, maskapai, maupun otoritas penerbangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai persoalan delay pesawat masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat dan harus segera dibenahi.

“Delay ini bukan masalah kecil. Keterlambatan satu penerbangan akan berpengaruh pada penerbangan lainnya, dan jelas merugikan penumpang, terutama mereka yang harus melanjutkan perjalanan ke kota lain dengan waktu yang sudah terjadwal,” kata Saadiah dalam keterangan pers, Sabtu (15/11).

Ia juga mengingatkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta melayani penumpang dalam jumlah besar, baik domestik maupun internasional. Karena itu, Saadiah menilai pengelolaan layanan harus disertai standar yang sama ketatnya.

“Penumpang kita bukan hanya domestik, tetapi internasional. Ini harus jadi perhatian khusus pengelola, terutama Angkasa Pura sebagai pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Meski begitu, Saadiah menyatakan bahwa Komisi V DPR RI tetap mengapresiasi sejumlah hal baik yang sudah dilakukan pengelola bandara. Namun ia menekankan bahwa kekurangan di lapangan tetap harus segera dibenahi.

Baca Juga :  KPK Persilahkan Masyarakat yang Ingin Melapor Soal Dugaan Korupsi Jokowi

“Kami tidak serta-merta menyalahkan Angkasa Pura ataupun maskapai. Yang baik tentu diapresiasi, tetapi yang belum maksimal harus diperbaiki,” ujarnya.

Selain isu keterlambatan penerbangan, penggunaan runway juga menjadi perhatian khusus Komisi V. Menurut Saadiah, padatnya aktivitas pesawat yang take off dan landing selama Nataru bisa menimbulkan titik rawan operasional jika tidak diantisipasi secara serius.

“Runway ini krusial saat lonjakan penumpang. Dengan intensitas pesawat yang keluar masuk, kita khawatir kapasitas yang terbatas bisa mengganggu jadwal penerbangan. Ini harus benar-benar menjadi fokus bersama,” ucapnya.

Saadiah menyebut secara umum pelayanan Bandara Soekarno-Hatta sudah baik, namun kesiapan pada masa puncak Nataru tetap harus diperkuat.

Ia mengingatkan bahwa setelah libur akhir tahun, Indonesia akan langsung memasuki periode Idulfitri yang hanya berjarak dua bulan.

“Jarak antara Nataru dan Idulfitri hanya dua bulan. Artinya, Angkasa Pura harus memastikan kesiapan yang matang, bukan hanya di Soekarno-Hatta, tapi juga di bandara-bandara daerah. Ini kerja keras semua pihak, terutama Angkasa Pura sebagai penanggung jawab utama layanan transportasi udara,” pungkas Saadiah.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan rutin Komisi V DPR terhadap penyelenggaraan transportasi nasional, khususnya untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat pada periode puncak perjalanan akhir tahun.**

Berita Terkait

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:00 WIB

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Potongan Tubuh Korban Mutilasi dalam Freezer Ditemukan di Puncak 2 Bogor

Senin, 30 Mar 2026 - 18:59 WIB

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Internasional

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Senin, 30 Mar 2026 - 13:43 WIB