FISIPOL UGM Rilis Buku Tentang Teori dan Praktik Sistem Politik Indonesia

FISIPOL UGM Rilis Buku Tentang Teori dan Praktik Sistem Politik Indonesia

- Author

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buku Mengenal Sistem Politik Indonesia (Foto: FISIPOL UGM)

Buku Mengenal Sistem Politik Indonesia (Foto: FISIPOL UGM)

JEJAKNARASI.ID. JOGJA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi akademik melalui peluncuran karya buku terbaru yang ditulis oleh dosen dan peneliti dari Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM, antara lain: Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, M.A., A. Sudiana Sasmita, Ph.D., dan Prof. Haryanto.

Buku yang diberi judul “Mengenal Sistem Politik Indonesia: Pengantar Teori dan Praktik” ini hadir sebagai kontribusi penting dalam khazanah literatur ilmu politik di Indonesia. Sekaligus menjadi referensi strategis bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin memahami dinamika sistem politik Indonesia secara lebih mendalam.

Buku ini terdiri dari enam bab yang saling terhubung dan disusun secara sistematis untuk memudahkan pembaca memahami kompleksitas sistem politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada bab awal, para penulis mengupas pemahaman dasar tentang sistem politik dengan merujuk pada pemikiran para tokoh klasik. Diantaranya: David Easton, Gabriel A. Almond, Robert Dahl, Talcott Parsons, dan Sydney Verba. Konteks teoretis ini menjadi fondasi penting sebelum pembaca diajak menyelami struktur dan fungsi sistem politik.

Bab kedua membahas struktur sistem politik yang meliputi institusi-institusi utama negara seperti eksekutif, legislatif, yudikatif. Serta peran birokrasi dan aktor-aktor politik lainnya seperti partai politik dan kelompok kepentingan.

Baca Juga :  Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin

Pembahasan dilanjutkan pada dua bab berikutnya yang mengurai berbagai fungsi sistem politik serta kapabilitasnya. Mulai dari fungsi regulatif, distributif, simbolik, hingga kapabilitas dalam merespons dinamika domestik dan internasional.

Poin krusial dalam buku ini terletak pada analisis sistem politik Indonesia yang dibagi ke dalam dua periode besar: sebelum dan sesudah Reformasi 1998. Penulis menelaah perjalanan sistem politik Indonesia dari era kemerdekaan, Orde Lama, dan Orde Baru hingga era Reformasi yang ditandai dengan isu-isu strategis seperti desentralisasi, otonomi daerah, serta dialektika antara Pancasilaisme dan Islamisme.

Bab penutup memberikan refleksi kritis sekaligus proyeksi masa depan sistem politik Indonesia. Para penulis menekankan pentingnya arah pengembangan sistem politik yang berpijak pada nilai-nilai keadilan sosial dan demokrasi substantif.

Melalui buku ini, FISIPOL UGM tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu sosial-politik di Indonesia. Tetapi juga terus aktif berkontribusi dalam menyajikan karya ilmiah yang relevan dan visioner.

Karya ini diharapkan mampu memperkaya diskursus politik di ruang akademik dan publik, serta menjadi referensi penting dalam memahami dan mengawal praktik politik Indonesia yang lebih demokratis, adil, dan inklusif. ***

Berita Terkait

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin
Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian
Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin

Jumat, 11 September 2026 - 12:22 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Berita Terbaru