Tak Bisa Kendalikan Anak Buah, Selamat Ginting: Insya Allah Oktober Listyo Sigit Diganti

Tak Bisa Kendalikan Anak Buah, Selamat Ginting: Insya Allah Oktober Listyo Sigit Diganti

- Author

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo

Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo tidak lama lagi akan mencopot Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo. Hal itu disampaikan pengamat politik dan militer UNAS, Selamat Ginting.

Sosok Listyo Sigit menjadi sorotan usai demonstrasi besar-besaran yang berujung ricuh di berbagai daerah pada akhir Agustus lalu.

Bukan hanya itu saja, brading public yang menganggap Listyo Sigit bagian dari geng Solo pun jadi alasan logis pencopotan dirinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut saya, Oktober Listyo Sigit Insya Allah diganti. Karena situasinya juga, begini logikanya: Listyo Sigit sudah hampir 5 tahun, lebih dari 4,5 tahun tidak logis,” ujar Selamat Ginting, dikutip dari youtube Abraham Samad Speak Up, Jumat (12/9/2025).

Ginting mencontohkan peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari), yaitu aksi demonstrasi mahasiswa dan kerusuhan yang terjadi pada tanggal 15-16 Januari 1974.

Menurutnya, terdapat 20 Jenderal yang diberhentikan Presiden Soeharto. Termasuk diantaranya Soemitro dan Ali Moertopo.

Baca Juga :  Begini Tanggapan Pengamat Politik Arifky Chaniago Soal Guyonan Prabowo yang Minta "Awasi PKB"

Sehingga untuk kasus kerusuhan akhir Agustus lalu, tidak cukup hanya BG yang diberhentikan sebagai Menko PolKam. Tetapi seharusnya Listyo Sigit juga diberhentikan selaku pimpinan Polri.

“Dulu TNI yang berada di depan. Sekarang menghadapi kerusuhan masa kan polisi, jadi harus diberhentikan. Harusnya Kapolri, Kabaintelkamnya, Kabaharkam, termasuk Komandan Korps Brimob juga (diberhentikan),” ucapnya.

Selain itu, Ginting menilai seharusnya para Kapolda yang mengendalilan wilayahnya ikut dicopot, seperti Kapolda Metro Jaya, Kapolda Sulsel, Kapolda Jabar, Kapolda Jatim.

“Listyo Sigit tidak bisa lagi mengendalikan anak buahnya. Anak buahnya kemungkinan juga loyalitasnya tidak lurus lagi. Kenapa? Karena dia seperti sedang menaiki perahu yang sudah bocor, akan tenggelam, jadi ngapain lagi gua loyal sama dia. Institusi ini berbahaya sekali,” tegasnya.

“Ini momentum juga bagi Prabowo untuk melakukan reformasi besar-besaran terhadap lembaga Kepolisian,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin
Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian
Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin

Jumat, 11 September 2026 - 12:22 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Berita Terbaru