JMSI Banten Adakan Diskusi Booknesia, Buka Puasa hingga Santunan Yatim

JMSI Banten Adakan Diskusi Booknesia, Buka Puasa hingga Santunan Yatim

- Author

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JMSI Banten Adakan Diskusi Booknesia, Buka Puasa hingga Santunan Yatim (Foto: JMSI Banten)

JMSI Banten Adakan Diskusi Booknesia, Buka Puasa hingga Santunan Yatim (Foto: JMSI Banten)

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Banten kembali menggelar kegiatan diskusi publik.

Kali ini program yang rutin diadakan tiap tahunnya membahas tentang “Booknesia” di Ardes Cafe, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Bukan hanya diskusi, JMSI Banten juga melaksakan kegiatan buka puasa bersama hingga santunan anak yatim, Jumat, (21/03/2025).

Ketua JMSI Banten Wahyu Hariyadi, mengatakan, JMSI Banten selalu rutin mengadakan kegiatan silaturahmi di setiap bulan Ramadan. Selain silaturahmi tak lupa selalu membahas program-program JMSI yang tengah berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu program yang baru saja diperkenalkan JMSI Pusat adalah Booknesia. Kebetulan di anggota JMSI di Banten ada yang cakap menulis buku, selain menulis berita. Nah potensi ini yang coba diarahkan lagi melalui Booknesia,” ujarnya.

Diakuinya, sudah ada beberapa anggota JMSI di Banten yang sudah menghasilkan karya buku. Kemampuan, potensi atau hobi menulis buku, akan sangat berguna bagi pekerja pers seperti di JMSI.

“Yang sudah sering menulis buku antusias dengan kehadiran Booknesia JMSI ini. Semoga semakin meningkatkan minat membuat buku bagi anggota JMSI di Banten,” ucapnya.

Yayat R Cipasang selaku GM Booknesia mengatakan, kehadiran Booknesia bagi JMSI sangat bermanfaat. Pasalnya karya buku yang dihasilkan menjadi kebanggaan tersendiri. Selain itu menurutnya seorang jurnalis memang haruslah menghasilkan sebuah buku.

Baca Juga :  Digadang Jadi Ketum Sayap Partai PKB Pada Kongres Gemasaba, Berikut Profil Gus Fakhier

Buku yang dihasilkan menurutnya bisa membahas apa saja. Bahkan desertasi dalam menempuh gelar doktor bisa dijadikan sebuah buku.

“Kalau terasa yang berat sulit, buat buku yang ringan dan sederhana saja. Misal tentang kumpulan hasil liputan atau hasil wawancara yang menarik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Yayat, buku yang dihasilkan bisa digunakan untuk penyelarasan pembuatan kartu UKW Dewan Pers. Namun tentunya buku yang diajukan harus sudah ISBN nya.

“Nah, yang seperti itu (isbn,red) bisa melalui Booknesia. Belum lagi Booknesia akan membantu promosi melalui media sosial,” jelasnya.

Sementara Yofiandi, ketua bidang Luar Negeri JMSI Pusat menyampaikan, pertumbuhan media online dan menekankan pentingnya jurnalisme yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ia menganalogikan jurnalisme dengan bangunan, di mana pondasi yang kuat adalah pengetahuan dan pembelajaran yang terus-menerus. Dalam hal ini, kehadiran Media harus memberikan dampak terutama di daerah.

Saat ini fenomena Media kembali ke Media lokal. Masyarakat membutuhkan informasi lokal, hal ini perlu di sinergikan misal dengan pemerintah daerah maupun stakeholder terkait.

Dalam era terus belajar saat ini, wartawan itu memiliki mahkota yaitu buku. “Wartawan itu harus punya karya dan itu menjadi etalase,” pungkasnya. **

Berita Terkait

Pemuda Berdampak Audiensi dan Silaturahmi dengan Kesbangpol Banten: Perkuat Nilai Kebangsaan, Pancasila, dan Demokrasi
Kolaborasi Strategis: Pemkot Tangerang dan InJourney Airports Wujudkan Aerotropolis Berkelas Dunia
Komisi II DPRD Apresiasi Program CKG Kota Tangerang
DPD Muda Bergerak Tangsel Kolaborasi dengan HIPMA Jakarta: Solidaritas Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di NTT
Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Terus Pantau Untuk Jaga Pelayanan ke Masyarakat
Semarak HUT RI Ke-81, Ikarda 202 Gelar Jalan Santai Hingga Panjat Pinang
Temuan BPK Rp4,17 Miliar di Kota Tangerang Disorot, Pemuda Berdampak Desak Pemkot Terbuka dan Bertanggung Jawab
Temuan BPK di Pemkot Tangerang 2025 Tembus Rp4,1 Miliar, Akademisi Unsia: Ini Bukan Kelalaian, tapi Pola yang Dibiarkan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Kolaborasi Strategis: Pemkot Tangerang dan InJourney Airports Wujudkan Aerotropolis Berkelas Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Komisi II DPRD Apresiasi Program CKG Kota Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:41 WIB

DPD Muda Bergerak Tangsel Kolaborasi dengan HIPMA Jakarta: Solidaritas Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Terus Pantau Untuk Jaga Pelayanan ke Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Semarak HUT RI Ke-81, Ikarda 202 Gelar Jalan Santai Hingga Panjat Pinang

Berita Terbaru