Gubernur DKI Lepas Ribuan Pemudik dari Lapangan Monas

Gubernur DKI Lepas Ribuan Pemudik dari Lapangan Monas

- Author

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI. ID. JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas keberangkatan mudik gratis tahun 2025 bagi 26.000 pemudik, di Lapangan Monas, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025)

“Hari ini kita bersyukur bahwa Pemerintah Jakarta bekerja sama dengan BUMD, Baznas, dan beberapa perusahaan swasta seperti Paragon dan sebagainya, bisa melakukan pelepasan mudik gratis Pemerintah DKI Jakarta di tahun 2025,” ujar Pramono.

Awalnya, Pemprov DKI menargetkan 23 ribu pemudik, namun tingginya animo masyarakat membuat jumlah peserta naik menjadi lebih dari 26 ribu orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah karena peran serta dan juga animo yang luar biasa, maka naik menjadi 26 ribu pemudik lebih,” lanjutnya.

Pramono menekankan bahwa perjalanan mudik ini harus berjalan aman, tertib, dan menyenangkan. Ia juga mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga kerukunan selama perjalanan.

“Saya ingin berpesan, mudah-mudahan mudik ini bisa dinikmati, perjalanannya menyenangkan, aman, tertib, dan sebagainya. Dan juga sampai di tempat tujuan jangan lupa selalu bersama-sama berdoa dan menjaga kerukunan,” katanya.

Baca Juga :  Kerahkan 120 Petugas Gabungan, Pemkot Jakpus Bongkar Bangunan di Bawah Flyover Tanjung Selor

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga meninjau bus yang digunakan pemudik, termasuk bus khusus bagi penyandang disabilitas yang disiapkan oleh Baznas Bazis.

“Tadi saya sempat melihat beberapa bus termasuk bus untuk disabilitas yang disiapkan oleh Baznas Bazis, kondisinya sangat bagus sekali, dan sangat nyaman sekali. Mudah-mudahan ini sampai tujuan tetap tidak membatalkan puasanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa program mudik gratis ini harus bebas dari pungutan liar (pungli). Ia meminta pemudik segera melapor jika menemukan praktik pungli selama perjalanan.

“Pemerintah Jakarta betul-betul ingin mudik ini adalah anti pungli. Kalau ada pungli maka harus dilaporkan, baik secara langsung maupun melalui aplikasi sistem informasi pengaduan pungutan liar atau unit pemberantasan pungutan yang ada di setiap pos yang disiapkan oleh Pemerintah Jakarta,” tutupnya.**

Berita Terkait

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:05 WIB

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

Berita Terbaru