Jokowi vs PDIP : Jebol Di Jateng, Mendominasi Di Jakarta dan Bali

Jokowi vs PDIP : Jebol Di Jateng, Mendominasi Di Jakarta dan Bali

- Author

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 ini terlihat sangat menarik untuk dibahas, sebab mempertontonkan adu kekuatan antara mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  dengan partai yang pernah membesarkan namanya, PDIP.

Jokowi terlihat all out untuk mengendrose calon-calon kepala daerah yang diusung oleh koalisi gemuk KIM Plus, melawan dominasi calon kepala daerah yang diusung PDIP.

Sebagai contoh Pilkada Jawa Tengah, Jokowi terlihat ikut terjun langsung berkampanye memenangkan pasangan yang diusung oleh koalisi Kim Plus, Luthfi – Taj Yasin. Melawan calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP, Andika Perkasa – Hendrar Prihadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Efek Jokowi terjun langsung memenangkan pasangan Luthfi – Taj Yasin, terbukti dengan hasil quick count dari berbagai lembaga survei yang menunjukan perolehan suara pasangan tersebut mencapai 58, 56 persen, unggul jauh dari pasangan Andika – Hendrar yang memperoleh suara mencapai 44,44 persen.

Dengan hasil tersebut Jokowi berhasil meredam kekuatan PDIP di Jawa Tengah, sebab Jawa Tengah terkenal sebagai Kandang Banteng, yang disebut sebagai basis utama PDIP.

Berbeda dengan Jawa Tengah, ternyata efek Jokowi terhadap calon yang di endorsenya, tidak mampu menambah suara yang didapat oleh calonnya tersebut.

Baca Juga :  Kuota Haji Jawa Barat Dipangkas, Legislator KH Maman Imanulhaq Soroti Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah

Pada Pilkada Jakarta, calon yang di endorse Jokowi, Ridwn Kamil – Suswono, tak mampu meredam kekuatan calon yang diusung PDIP, sebab pada Pilkada Jakarta kali ini, PDIP mendapat dukungan dari mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, Ahok dan Fauzi Bowo.

Dari dukungan beberapa mantan Gubernur Jakarta tersebut terlihat, calon yang diusung PDIP, Pramono – Rano, mampu meredam suara calon yang di endrose Jokowi dan juga di usung oleh koalisi gemuk Kim Plus.

Dari hasil quick count yang di himpun oleh beberapa lembaga survei, calon yang di endorse Jokowi, RK – Suswono hanya mampu meraih suara sebesar 39,06 persen, kalah dengan calon yang diusung PDIP, Pramono -Rano yang meraih suara sebesar 50,54 persen.

Begitupun pada Pilkada Bali, Calon yang di endorse Jokowi, I Made Muliawan – Arya hanya mampu memperoleh suara sebesar 38,56 suara, kalah jauh dengan perolehan suara pasangan I Wayan Koster – Giri yang diusung PDIP dengan perolehan suara sebesar 61,44 persen. (/JS)

 

Berita Terkait

Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk
Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:14 WIB

Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Berita Terbaru

Lifestyle

Cara Mengembangkan Personal Branding Anda di Medsos Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:03 WIB

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Tabayyun yang Hilang dalam Transaksi Online

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:23 WIB