Maruarar Sebut Pemilih NonMuslim Tinggalan Pramono Rano Karena Didukung Anies, Politisi PDIP : Kenapa Jadi Rasis Bro ?

Maruarar Sebut Pemilih NonMuslim Tinggalan Pramono Rano Karena Didukung Anies, Politisi PDIP : Kenapa Jadi Rasis Bro ?

- Author

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Politikus Gerinda dan juga Menteri Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait memberikan komentar yang tak terduka terkait sikap Anies Baswedan yang telah resmi memberi dukungan kepada pasangan Pramono – Rano.

Ara sapaan akrabnya menilai, dengan ada dukungan Anies terhadap Pramono – Rano, justru malah akan mengikis suara dukungan untuk pasangan tersebut.

“Ini sekarang kan PDIP 80 persen yang mendukung Pramono, menurut saya ini akan turun. Turun karena sekarang Pramono didukung Anies.” Ucap Ara, Jumat (22/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan, ketika Ridwan Kamil dipasangkan dengan politisi PKS, Suswono, banyak warga dari kalangan nonmuslim beralih mendukung Pramono-Rano. Namun, setelah Anies menyatakan mendukung Pramono-Rano, ia meyakini basis pemilih non-Muslim akan kembali mendukung Ridwan Kamil-Suswono.

Pernyataan Maruarar Sirait tersebut langsung direspon oleh Politisi PDIP, Deddy Sitorus.

Deddy menilai, pernyataan yang dilontarkan Ara tersebut diduga bernada rasis, deddy pun memberi respon bahwa sebenarnya di kubu Ridwan Kamil dan Suswono juga didukung oleh Habib Rizieq, FPI dan PKS.

Baca Juga :  Melalui Semangat Pasal 33 UUD 1945, PWI dan Kemenkop Sepakat Bersinergi

“Ehh, Knp jadi rasis Bro ? Panik ya ? Kamu lupa kalau Ridwan Kamil – Suswono didukung Habib Rizieq, FPI dan PKS ? Setelah jadi konco para naga kenapa jadi cuti nalar ?.” Ucap Deddy dalam unggahan di Instagram milik pribadinya, Sabtu (23/11/2024).

Untuk di ketahui, Survei yang dikeluarkan Indikator Politik Indonesia, basis pemilih PDIP merupakan yang paling solid dalam pendukung paslon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta sesuai pilihan partai. Dari survei yang dilakukan pada 30 Oktober hingga 8 November itu, sebanyak 81,6 persen pemilih PDIP mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno dari basis data 18,9 persen.

“Basis partai yang paling solid mengikuti keputusan elitenya adalah basis PDIP,” kata Pendiri sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Buhanuddin Muhtadi. (/AJ)

 

 

 

Berita Terkait

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Potongan Tubuh Korban Mutilasi dalam Freezer Ditemukan di Puncak 2 Bogor

Senin, 30 Mar 2026 - 18:59 WIB

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Internasional

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Senin, 30 Mar 2026 - 13:43 WIB