Viral Guru Honorer Di Sukabumi Jadi Pemulung Usai Mengajar, Komisi X DPR : Kesejahteraan Guru Jadi PR Besar

Viral Guru Honorer Di Sukabumi Jadi Pemulung Usai Mengajar, Komisi X DPR : Kesejahteraan Guru Jadi PR Besar

- Author

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Komisi X Dede Yusuf, Foto : CNN TV

Anggota DPR RI Komisi X Dede Yusuf, Foto : CNN TV

JAKARTA. Beberapa hari ini viral seorang guru honorer di Sukabumi mulung selepas mengajar, guru tersebut bernama Alvi Noviardi.

Ia mengaku sudah melakukan pekerjaan sampingan ini selama 36 tahun. Alvin merupakan salah satu dari ratusan ribu guru honorer di Indonesia yang kesejahteraannya menjadi sorotan berbagai pihak. Salah satu yang menyoroti hal ini adalah Dede Yusuf, Aktor sekaligus Politikus Demokrat Komisi X DPR RI.

“Pemerintah perlu segera meninjau kembali struktur kelayakan upah bagi guru honorer, serta menetapkan standar minimum agar mereka mendapatkan gaji yang jelas sesuai peran penting yang mereka emban.” Ucap Dede Yusuf dalam keterangan resminya (18/10/2024).

Dede Yusuf menilai, kesejahteraan guru berdampak pada kualitas layanan pendidikan. Gaji yang layak berpengaruh pada kualitas mereka mengajar.

“Guru honorer berhak mendapatkan gaji yang layak, jaminan sosial, perlindungan kerja, serta akses yang adil terhadap pelatihan serta pengembangan profesional,” ucap Dede.

Kesejahteraan Guru Di Indonesia Masih Di Bawah Standar

Dede Yusuf merujuk pada laporan IDEAS pada Mei 2024 yang menyebutkan 74% guru honorer penghasilannya masih di bawah Rp 2 juta. Juga, 13% guru PNS dan 20,5% guru honorer masih di bawah Rp 500 ribu.

Sebanyak 55,8% guru pun menyatakan bahwa mereka mempunyai kerja sampingan. Sebanyak 79,8% bahkan berutang untuk memenuhi kebutuhannya. (/JS)

Berita Terkait

Gelar Rapat dengan Menteri PKP, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit Rumah Subsidi
SK Pengangkatan Belum Juga Diterima, Manager KDMP Merasa di PHP Pemerintah
BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan
Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WIB

Gelar Rapat dengan Menteri PKP, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit Rumah Subsidi

Senin, 21 September 2026 - 07:39 WIB

SK Pengangkatan Belum Juga Diterima, Manager KDMP Merasa di PHP Pemerintah

Sabtu, 19 September 2026 - 07:29 WIB

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:17 WIB