Laba BRI Finance Melonjak Signifikan hingga Semester I 2026, Ini Penyebabnya

Laba BRI Finance Melonjak Signifikan hingga Semester I 2026, Ini Penyebabnya

- Author

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara tahunan (year-on-year/YoY), di tengah dinamika suku bunga dan pemulihan sektor otomotif yang masih berlangsung.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, pertumbuhan kinerja tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kualitas portofolio melalui penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian.

“Kinerja BRI Finance pada semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif. Laba perseroan tumbuh 91,2% secara year-on-year. Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang kami jalankan secara konsisten,” ujar Dhani, Selasa (22/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kinerja tersebut turut ditopang oleh ekspansi pembiayaan konsumer yang menjadi kontributor utama pertumbuhan bisnis BRI Finance. Penyaluran pembiayaan pada segmen konsumer tercatat tumbuh 223,35% secara YoY per Juni 2026.

Di sisi lain, segmen konsumer tetap menjadi bagian penting dari bisnis BRI Finance. Ke depan, perusahaan menargetkan komposisi portofolio pembiayaan sebesar 75% pada segmen konsumer dan 25% pada segmen komersial.

Baca Juga :  Setahun Kepemimpinan Sachrudin–Maryono, Ekonomi Kota Tangerang Tumbuh dan Layanan Publik Makin Inovatif

Komposisi tersebut mencerminkan fokus perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan konsumer sekaligus terus mengembangkan potensi pertumbuhan pada segmen komersial.

Dhani menuturkan, optimalisasi sinergi dalam ekosistem BRI Group menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan portofolio secara seimbang dengan melihat kebutuhan pasar dan potensi masing-masing segmen. Kami tetap menjaga pertumbuhan secara prudent dengan memperhatikan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko,” jelasnya.

BRI Finance memandang prospek industri pembiayaan masih memiliki ruang pertumbuhan seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang semakin beragam.

Namun, perusahaan tetap mencermati berbagai dinamika industri, termasuk kondisi suku bunga dan perkembangan sektor otomotif. Untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, perseroan terus mengedepankan prinsip manajemen risiko yang prudent.

Fokus Segmen Pembiayaan BRI Finance

Fokus pembiayaan diarahkan pada segmen-segmen yang memiliki kualitas aset baik serta prospek pertumbuhan positif. Dengan strategi tersebut, BRI Finance berkomitmen untuk terus menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat, memperkuat kualitas portofolio, serta memberikan solusi pembiayaan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Berita Terkait

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?
KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa Tumbuh Positif
Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal
Bitcoin Kembali Bangkit! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September
Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:39 WIB

Laba BRI Finance Melonjak Signifikan hingga Semester I 2026, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 11:17 WIB

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

Selasa, 22 September 2026 - 10:39 WIB

KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa Tumbuh Positif

Selasa, 22 September 2026 - 08:14 WIB

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

Senin, 21 September 2026 - 07:03 WIB

Bitcoin Kembali Bangkit! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:17 WIB