TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Atlet Tangerang Gymnastics Club (TGC) mengukir prestasi membanggakan dalam ajang internasional PGAA STY CUP 2026 yang berlangsung di Filipina. Tiga atlet andalannya sukses membawa pulang 12 medali, dengan rincian satu emas, sembilan perak, dan dua perunggu.
Ketiga atlet tersebut adalah Rakkasya Ibrahim Ansar, Kirara Anantari Rum, dan Emily Daisiryu. Mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam persaingan senam internasional dan berhasil menyumbangkan medali melalui penampilan pada dua hari kompetisi.
Pelatih Tangerang Gymnastics Club, Alfin Hudayatama, mengatakan Rakkasya menjadi atlet pertama yang menyumbangkan medali bagi TGC pada hari pembukaan kompetisi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada hari pertama, Rakkasya Ibrahim Ansar berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Pencapaian ini menjadi awal yang positif bagi TGC dalam mengikuti kejuaraan internasional tersebut,” ujar Alfin, Senin (19/10/2026).
Perolehan medali TGC berlanjut pada hari kedua melalui penampilan Kirara Anantari Rum dan Emily Daisiryu. Kirara sukses mengumpulkan empat medali, terdiri dari tiga perak dan satu perunggu. Sementara itu, Emily menambah empat medali perak dari nomor yang diikutinya.
Dengan hasil tersebut, ketiga atlet TGC berhasil mengumpulkan total 12 medali sekaligus membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi klub dan dunia olahraga Kota Tangerang.
Alfin mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah menunjukkan kerja keras dan semangat kompetitif selama mengikuti kejuaraan. Menurutnya, pencapaian itu tidak terlepas dari kedisiplinan atlet dalam menjalani latihan serta dukungan pelatih dan keluarga.
Keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi modal penting bagi Rakkasya, Kirara, dan Emily untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menilai keikutsertaan atlet dalam kompetisi internasional memiliki nilai penting bagi perkembangan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, pertandingan di luar negeri memberikan kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan, memperdalam pengalaman, serta mempelajari persaingan dengan atlet dari negara lain.
“Keikutsertaan dalam kompetisi internasional menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman bertanding. Hal ini penting untuk mendorong peningkatan kualitas dan prestasi mereka ke depan,” jelas Kaonang.
Dukungan dari pelatih, keluarga, dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting dalam perjalanan atlet menuju prestasi. Perpaduan latihan yang konsisten, kedisiplinan, dan pengalaman bertanding diharapkan mampu memperkuat kesiapan mereka menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Raihan 12 medali di Filipina menjadi catatan positif bagi Tangerang Gymnastics Club sekaligus menambah prestasi atlet senam asal Kota Tangerang di panggung internasional.
Prestasi Rakkasya, Kirara, dan Emily diharapkan dapat memotivasi atlet muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas latihan, serta berani bersaing dalam berbagai kejuaraan demi mengharumkan nama Kota Tangerang dan Indonesia. (Wil/Js)
























