Jokowi Klaim Subsidi BBM Dialihkan Ke Infrastruktur, Said Didu “Berhenti Bohongi Kami Pak”

- Penulis

Sabtu, 12 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Di akhir masa jabatannya Jokowi mengklaim soal pemotongan Subsidi BBM yang dia gunakan untuk membangun infrastruktur.

“Tidak semua kebijakan yang saya ambil mendapat dukungan penuh dari publik, contohnya saat pemerintah mengalihkan Subsidi BBM untuk membangun infrastruktur.” ucap Jokowi saat menghadiri KOMPAS 100 CEO FORUM KE-15, Jumat (11/10/2024).

Jokowi berpendapat dari kebijakannya tersebut, pemerintah berhasil mengurangi biaya logistik, mengurangi desa tertinggal dan meningkatkan daya saing Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kebijakan hilirisai pun, Jokowi mengklaim, program tersebut sukses menciptakan ratusan ribu lapangan kerja dan menarik investasi besar.

“Kebijakan hilirisasi yang di ambil Pemerintah sukses menciptakan ratusan ribu lapangan kerja dan menarik investasi asing,” ucap jokowi.

Dari pernyataan tersebut, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, membantah ucapan yang di lontarkan Jokowi tersebut. Dalam cuitan di media sosial ‘X’ miliknya, @msaid_didu.

Baca Juga :  Trump Meradang, Inggris Tak Izinkan AS Gunakan Pangkalan Udara Diego Garcia Untuk Serang Iran

Ia menjabarkan bantahan semua klaim yang diucapkan jokowi. “Berhentilah berbohong pak, sumber pembiayaan infrastruktur bukan bersumber dari subsidi karena pemotongan anggaran subsidi bukan untuk infrastruktur, melainkan untuk bagi-bagi bansos termasuk bansos pilpres,” ucap Said Didu, Sabtu (12/10/2024).

Said Didu pun merinci terkait sumber pembiayaan infrastruktur yang telah di jalankan Jokowi pada masa pemerintahannya.

“Pembiayaan infrastruktur adalah dari utang yang meningkat dari 2600 triliyun menjadi 9000 triliyun, dan dari hutang BUMN kontruksi dengan kerugian lebih dari 300 triliyun sehingga BUMN kontruksi merugi”, tegas Said Didu.

Berita Terkait

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:19 WIB

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Berita Terbaru

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank

Ekonomi & Bisnis

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:19 WIB