JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Konflik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran memasuki minggu ke lima. Dalam konflik tersebut, dikabarkan ribuan rakyat Iran, puluhan tentara AS dan Israel telah tewas akibat perang tersebut.
Dalam konflik yang sedang berlangsung ini, Jendral Angkatan Undara Iran, Marsekal Purnawirawan Arshad Malik membuat pernyataan mengejutkan.
Ia mengungkapkan bahwa jutaan warga Iran di bawah usia 50 tahun telah mendaftarkan diri untuk berperang melawan Amerika Serikat jika terjadi invasi darat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilansir dari Geonews, saat ia berbicara di acara Geo News, Capital Talk, mengenai krisis Timur Tengah, pada Selasa (07/04/2026). Malik menyatakan bahwa Iran mempertahankan kapasitas mobilisasi sukarelawan dan cadangan berskala besar, termasuk pendaftaran jutaan sukarelawan dan cadangan sekitar tiga crore personel.
Ia juga menjelaskan postur militer Iran, mencatat ketergantungannya pada sistem rudal yang tersebar, termasuk kemampuan jarak pendek dan menengah, serta senjata yang ditembakkan dari bahu yang dilaporkan digunakan dalam insiden regional.
Lebih lanjut, Ia mengatakan sistem tersebut sulit untuk dideteksi atau dinetralisir sepenuhnya karena tersembunyi di medan yang terjal dan posisi yang diperkuat.





















