JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan mengenai Iran. Ia mengatakan bahwa negara itu memohon untuk membuat kesepakatan sambil bersikeras bahwa AS tidak membutuhkan perjanjian untuk mengakhiri perang.
“Mereka kalah, mereka mengakui kalah. Mereka memohon untuk membuat kesepakatan,” ucap Trump, dikutip dari BBC, Rabu (01/04/2026).
Pada saat yang sama, Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan bukanlah prasyarat untuk mengakhiri konflik, Trump berdalih bahwa Amerika Serikat dapat mengakhiri agresi militernya dalam dua hingga tiga minggu. “Iran tidak harus membuat kesepakatan, tidak,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak, mereka tidak harus membuat kesepakatan dengan saya.” “Kita akan segera pergi,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Selasa (31/03/2026).
Trump menambahkan bahwa penarikan pasukan dapat terjadi dalam dua minggu, atau mungkin tiga minggu kedepan.
Ketika ditanya apakah diplomasi diperlukan untuk mengakhiri apa yang disebut Washington sebagai “Operasi Epic Fury,” Trump mengatakan tidak.
Pernyataan tersebut menyoroti ketegangan dalam pesan AS, dengan Trump menggambarkan Iran sebagai pihak yang mencari negosiasi sambil juga memberi sinyal bahwa perang dapat berakhir tanpa kesepakatan.





















