Puspom TNI Amankan Empat Oknum TNI Diduga Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

Puspom TNI Amankan Empat Oknum TNI Diduga Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

- Author

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Puspom TNI Yusri Nuryanto (nomor dua dari kanan) saat meberikan kererangan pers di Mabes TNI Cilangkap Jakarta. (ist)

Komandan Puspom TNI Yusri Nuryanto (nomor dua dari kanan) saat meberikan kererangan pers di Mabes TNI Cilangkap Jakarta. (ist)

JEJAKNARASI.ID .JAKARTA – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI berhasil mengamankan empat oknum anggota TNI yang diduga menjadi pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.

Keempat anggota tersebut merupakan oknum anggota Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dari dua Matra TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Komandan Puspom TNI Yusri Nuryanto mengatakan jika empat terduga pelaku tersebut diserahkan langsung oleh Denmas BAIS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI, bukan dari satuan mana-mana tapi dari Denma BAIS TNI,” ujar Yusri Nuryanto di Mabes TNI-Cilangkap Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Yusri juga menjelaskan identitas keempat tersangka. Diebutkan tiga di antaranya merupakan perwira pertama dengan pangkat tertinggi Kapten.  Mereka adalah Kapten berinisial (NDB), Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

“Saat ini, keempat tersangka telah diamankan di Pom TNI untuk menjalani pemeriksaan intensif. Tim penyidik masih mendalami peran masing-masing serta motif di balik aksi kekerasan yang dilakukan terhadap korban,” kata Yusri.

Baca Juga :  PN Jakbar Gelar Sidang Perdana Gugatan Karyawan Terhadap Kredivo

Yusri menambahkan, jika pihaknya belum mengungkap motif dan tujuan serta pihak-pihak lain yang kemungkinan memberikan perintah, sehingga keempat oknum tersebut melakukan teror kepada Aktivis KontraS.

Namun, Yusri menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan motif dan tujuan mereka, termasuk mencari aktor intelektualnya. 

‘Nanti kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut. Bagaimana peran masing-masing terduga. Terkait motivasi tentunya kami perlu pendalaman lebih dalam lagi,” tukasnya,.

Seperti diketahui, Kasus penyiraman air keras oleh orang tak dikenal kembali terjadi. Setelah mantan Penyidik KPK Novel Baswedan yang menjadi korban. Kini giliran Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam, tepatnya pukul 23.37.WIB. Di kawasan Jalan Talang Jakarta Pusat.

Berita Terkait

Kanwil Bea Cukai Banten Gagalkan Penyelundupan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak
Viral Mahasiswi Kampus Ternama di Banten Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Seniornya
Begini Modus Dadan Cs Dapat Cuan Miliaran Tiap Hari di Kasus Korupsi MBG
Pelaku Penikaman Perawat Klinik Gigi di Tangerang Diduga Idap Skizofrenia
Polisi Tetapkan Dirut Hanania Group Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Dana Umrah
Polda Metro Jaya Amankan Pelaku Pembuat Konten Asusila via Live Streaming
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Bekasi
Polsek Kelapa Dua Respons Cepat Aduan Driver Ojol Soal Dugaan Penarikan Paksa Motor oleh Oknum DC
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:19 WIB

Kanwil Bea Cukai Banten Gagalkan Penyelundupan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:22 WIB

Viral Mahasiswi Kampus Ternama di Banten Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Seniornya

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:04 WIB

Begini Modus Dadan Cs Dapat Cuan Miliaran Tiap Hari di Kasus Korupsi MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pelaku Penikaman Perawat Klinik Gigi di Tangerang Diduga Idap Skizofrenia

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:35 WIB

Polisi Tetapkan Dirut Hanania Group Sebagai Tersangka Kasus Penggelapan Dana Umrah

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis

Senin, 22 Jun 2026 - 06:12 WIB