Duka Mendalam TNI-AL, Prajurit Marinir Gugur Saat Gladi Bersih HUT ke-80 TNI

Duka Mendalam TNI-AL, Prajurit Marinir Gugur Saat Gladi Bersih HUT ke-80 TNI

- Author

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alm Praka Marinir Zaenal Mutaqim (Foto: Dok. Puspen TNI)

Alm Praka Marinir Zaenal Mutaqim (Foto: Dok. Puspen TNI)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang semestinya jadi momentum kebanggaan bangsa, berubah menjadi duka mendalam bagi TNI Angkatan Laut (AU).

Seorang prajurit terbaik Korps Marinir, Praka Marinir Zaenal Mutaqim, gugur dalam tugas saat menjalankan misi penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) di Perairan Teluk Jakarta, Kamis (02/10/2025).

Insiden tragis itu terjadi ketika pasukan Taifib tengah melakukan gladi bersih menjelang upacara utama HUT TNI yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan perairan sekitarnya. Ribuan pasang mata yang hadir di lokasi menyaksikan secara langsung bagaimana momen latihan penuh kebanggaan itu berubah menjadi tragedi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Praka Zaenal melakukan prosedur penerjunan sebagaimana standar operasi.

“Parasut almarhum sempat terbuka sempurna dan ia berhasil mendarat di air. Namun, kondisi pasca-penerjunan tidak berjalan sesuai harapan,” ujar Laksma Tunggul dalam keterangan pers, Jumat (3/10/2025).

Tim pengamanan laut yang siaga di sekitar area pendaratan segera bergerak cepat. Menggunakan sea rider, mereka mendekati posisi Zaenal untuk melakukan evakuasi.

Saat ditemukan, sang prajurit masih dalam kondisi sadar dan langsung dibawa menuju posko kesehatan Kolinlamil, sebelum akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto guna mendapatkan perawatan intensif.

Selama dua hari penuh, tim medis berupaya keras menyelamatkan nyawa sang prajurit muda itu. Namun, pada Sabtu (4/10/2025) pukul 03.01 WIB, dokter menyatakan Praka Marinir Zaenal Mutaqim meninggal dunia.

Kabar duka itu sontak mengguncang keluarga besar TNI AL, khususnya Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Denipam 1), satuan elit Marinir yang dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam operasi laut, darat, dan udara.

“Almarhum adalah sosok prajurit berdedikasi tinggi, penuh semangat juang, dan menjadi teladan bagi rekan-rekannya. Ia bukan hanya tangguh di medan latihan, tapi juga rendah hati dan disiplin dalam keseharian,” tutur Laksma Tunggul.

Zaenal dikenal di lingkungannya sebagai sosok sederhana namun berjiwa besar. Ia sering menjadi inspirasi bagi juniornya karena keteguhannya dalam menjalani setiap latihan ekstrem Taifib, mulai dari penyelaman, penembakan, hingga operasi lintas udara.

Baca Juga :  Oknum TNI AL Tembak Bos Rental Karena Mengaku Dikeroyok 15 Orang, Anak Almarhum "Cobaan Apalagi Ini"

Jenazah Praka Zaenal Mutaqim dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Upacara pemakaman digelar secara militer dan dipimpin langsung oleh perwakilan TNI AL.

Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut. Tangis keluarga, kerabat, dan warga setempat pecah saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo penghormatan terakhir.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan keberaniannya, TNI AL mengusulkan kenaikan pangkat anumerta bagi almarhum. “Kami akan memastikan seluruh hak dan penghargaan negara diberikan sepenuhnya. Ia gugur dalam tugas negara,” tegas Kadispenal.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, namun juga membuka ruang evaluasi besar di tubuh TNI AL. Meski seluruh prosedur keselamatan telah diterapkan, insiden ini menunjukkan bahwa risiko dalam dunia militer tetap tinggi dan tak sepenuhnya dapat dihindari.

“Kami akan melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan latihan ini. Keselamatan prajurit adalah prioritas utama dalam setiap operasi, baik latihan maupun misi nyata,” ujar Laksma Tunggul.

Ucapan belasungkawa mengalir deras dari berbagai pihak, mulai dari petinggi TNI, rekan sesama Marinir, hingga masyarakat luas. Banyak yang menganggap gugurnya Praka Zaenal menjadi pengingat nyata bahwa pengabdian seorang prajurit tak mengenal batas antara latihan dan pertempuran.

Kisah Praka Zaenal menjadi cermin nyata semangat juang Tentara Nasional Indonesia: “Berjuang, Mengabdi, dan Tidak Kenal Menyerah.” Ia gugur bukan di medan perang, tetapi dalam tugas mulia menyiapkan peringatan hari besar bangsanya.

Bagi rekan-rekannya, kepergian Zaenal adalah kehilangan besar sekaligus sumber kebanggaan. “Ia meninggalkan warisan tentang arti loyalitas dan cinta tanah air yang sesungguhnya,” ujar salah satu anggota Taifib yang turut hadir dalam pemakaman.

Tragedi ini bukan hanya kisah duka, tetapi juga pelajaran berharga bagi generasi muda Indonesia. Menjadi tentara bukan sekadar soal fisik dan disiplin, tetapi tentang keteguhan hati, keberanian, dan kesiapan menghadapi risiko tertinggi demi negara.

Zaenal telah membuktikan semuanya. Ia gugur dalam tugas, namun semangatnya tetap hidup, menjadi teladan abadi tentang arti sejati pengabdian.

“Prajurit sejati tidak pernah mati. Ia hanya berpindah tempat, dari barisan tugas dunia ke barisan kehormatan abadi.” tutup Laksma Tunggul, Kadispenal TNI AL. **

Berita Terkait

Polri Tegaskan Tak Ada Kuota Khusus dan Titipan di Rekrutmen Akpol 2026
Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Street Crime, 95 Pelaku Diamankan
Patroli Malam Polres Tangsel Amankan Pemuda Pembawa Narkotika Jenis Sinte
Kunci Hadapi Tantangan Era Digital: Literasi & Perlindungan Anak
Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen Pol, Berikut Profilnya
Dari Combat Force Menuju Strategic Force Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
PMJ Pastikan Seleksi Akpol 2026 Berjalan Transparan, 519 Peserta Jalani CAT Akademik
Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, 8 Calon Jemaah Digagalkan Berangkat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:49 WIB

Polri Tegaskan Tak Ada Kuota Khusus dan Titipan di Rekrutmen Akpol 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Street Crime, 95 Pelaku Diamankan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:59 WIB

Patroli Malam Polres Tangsel Amankan Pemuda Pembawa Narkotika Jenis Sinte

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:49 WIB

Kunci Hadapi Tantangan Era Digital: Literasi & Perlindungan Anak

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen Pol, Berikut Profilnya

Berita Terbaru