Peringatan Hari Santri 2025, Kemenag Gelar MBG hingga Aksi Satu Santri Satu Pohon

Peringatan Hari Santri 2025, Kemenag Gelar MBG hingga Aksi Satu Santri Satu Pohon

- Author

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kementerian Agama akan mulai menggelar rangkaian Hari Santri 2025 pada pekan depan. Tahun ini, Hari Santri 2025 mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, menandai satu dasawarsa pengakuan negara terhadap peran besar santri dalam perjalanan bangsa.

“Rangkaian perdana Hari Santri 2025 akan kita mulai dengan _Ithlaq_ atau Kick Off di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada 22 September 2025,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Dirjen Pendis Amin Suyitno menegaskan bahwa peringatan Hari Santri 2025 bukan merupakan kegiatan serimonial belaka, tetapi ini juga langkah strategis untuk memperkuat peran santri dalam memberikan kontribusi kepada negara. “Karenanya, kita akan memulai rangkaian ini dengan mengadakan halaqah (seminar) di Ma’had Aly Hasyim Asyari di Jombang,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemudian kita akan melakukan program yang digagas Presiden Prabowo, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah pesantren di Jombang. Ini bukti bahwa pesantren siap memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” jelas Suyitno.

Lebih lanjut, Suyitno menjelaskan bahwa selama ini Pesantren telah menjadi benteng moral, intelektual, dan spiritual bangsa. “Hari Santri adalah wujud nyata rekognisi negara atas jasa pesantren yang ikut mengawal kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Menurutnya, sudah sepuluh tahun pemerintah memperingati Hari Santri, dan selama itu pula pesantren konsisten hadir mendukung agenda strategis nasional. “Hari Santri tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung cita-cita besar bangsa. Dari pesantren, kita rawat kebangsaan, bangun kemandirian, dan kuatkan masa depan Indonesia,” tegasnya.

*Pesantren Menjawab Tantangan Zaman*

Selain membuka ruang spiritual, Suyitno menekankan Hari Santri 2025 juga menjadi wadah kontribusi santri dalam isu-isu kontemporer. Melalui Gerakan Ekoteologi “Satu Santri Satu Pohon”, jutaan santri akan menanam pohon serentak di 34 provinsi. Program ini menunjukkan kepedulian pesantren terhadap lingkungan sebagai bagian dari iman.

Sementara itu, melalui program CKG dan MBG, santri juga menghadirkan solusi konkret di bidang kesehatan dan gizi masyarakat. “Santri tidak hanya bicara agama, tetapi juga memberi jawaban atas isu lingkungan, kesehatan, dan kemandirian bangsa,” imbuh Suyitno.

Baca Juga :  Ditunjuk Presiden Jadi Ketua Satgas Percepatan Bencana Sumatra, Mendagri Tito Langsung Tancap Gas

Direktur Pesantren, Basnang Said, menambahkan bahwa expo dan penghargaan pesantren menjadi ajang pembuktian kemandirian ekonomi. “Pesantren kini bukan lagi objek bantuan, tetapi subjek pembangunan. Santri siap menjadi pelaku usaha kreatif yang berdaya saing,” ujarnya.

*Pesantren sebagai Pilar Peradaban*

Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, menegaskan bahwa eksistensi pesantren semakin penting di masa depan, terlebih Indonesia memiliki lebih dari 42 ribu pesantren.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga pusat peradaban dan motor penggerak wisata religi. Hari Santri menjadi momentum agar pesantren terus eksis, mengisi ruang publik, dan mempererat jejaring antar-pesantren, baik di tingkat nasional maupun global,” tandasnya.

Puncak peringatan akan digelar pada Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMII Jakarta, 25 Oktober 2025. Presiden RI dijadwalkan hadir sekaligus memberikan dukungan keekonomian bagi pesantren sebagai kado sepuluh tahun Hari Santri.

*Astahasa: Delapan Agenda Besar*

Hari Santri 2025 dikemas dalam Astahasa, delapan agenda utama yang merangkum nilai perjuangan santri bagi bangsa. Rangkaian tersebut meliputi:

1. Ithlaq Hari Santri – 22 September 2025, Tebuireng Jombang;

2. Halaqah Astalokha – 22 September–20 Oktober 2025, di delapan titik strategis nasional;

3. MQK Internasional – 1–7 Oktober 2025, Pesantren As’adiyah, Sengkang, Sulawesi Selatan;

4. Gerakan Ekoteologi “Satu Santri Satu Pohon” – 2 Oktober 2025, 100 titik di 34 provinsi;

5. Expo Kemandirian Pesantren – 2–7 Oktober 2025, Sengkang Wajo & PTKIN seluruh Indonesia;

6. Pesantren Award 2025 – 20 Oktober 2025, Auditorium HM Rasjidi, Kemenag;

7. Doa Santri untuk Negeri – 21 Oktober 2025, Masjid Istiqlal & daring serentak di 34 provinsi; dan

8. Malam Bakti Santri untuk Negeri Bersama Presiden RI – 25 Oktober 2025, TMII Jakarta. (hud).

Berita Terkait

Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026
Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto
ASEAN Eng dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan
Kemnaker Gelar InaSkills 2026, Siapkan Talenta Indonesia ke Level Dunia
Gaji PNS Bakal Disalurkan Melalui Koperasi Desa Merah Putih, Aman Nggak Sih?
KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:30 WIB

ASEAN Eng dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan

Berita Terbaru

TNI - Polri

Bareskrim Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:42 WIB

Teknologi

Risiko Tersembunyi AI Agent, Ancaman Keamanan Data bagi Bisnis

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:25 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI

Kamis, 29 Okt 2026 - 12:26 WIB