Uji Coba Perdana Satu Arah di Pondok Cabe Efektif Urai Kemacetan

Uji Coba Perdana Satu Arah di Pondok Cabe Efektif Urai Kemacetan

- Author

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dishub Tangsel sedang melakukan uji coba jalur 1 arah di wilayah Pondok Cabe (Foto: Istimewa)

Anggota Dishub Tangsel sedang melakukan uji coba jalur 1 arah di wilayah Pondok Cabe (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menerapkan sistem satu arah (SSA) di wilayah Pondok Cabe, Pamulang, Rabu (10/09/2025).

Uji rekayasa SSA ini diberlakukan di Jalan Kemiri Raya dan Jalan Kunir Segmen Simpang Universitas Terbuka – Simpang Kunir – Simpang Gaplek mulai pukul 06.00 sampai dengan 09.00 WIB dan pukul 15.00 sampai dengan 19.00 WIB.

Nantinya, Dishub Tangsel juga akan terapkan SSA di Jalan Kayu Manis Raya Segmen Simpang Kayu Manis – Simpang Kayu Manis 1 yang berlaku selama 24 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uji coba SSA ini dilakukan Dishub Kota Tangsel, bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Balai Pelaksana Jalan Nasional, Satlantas Polres Tangerang Selatan, stakeholder kewilayahan kecamatan dan kelurahan, Universitas Terbuka dan pihak terkait.

Kabid Lalin  Dishub Kota Tangsel, Martha Lena mengatakan, penerapan SSA ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah Pondok Cabe.

“Kita ketahui Jalan Pondok Cabe Raya ini merupakan jalan provinsi yang memang dari awal Tangsel berdiri kondisinya sangat jenuh. Sekarang kita lakukan pengaturan, mengingat kita tidak ada peningkatan infrastruktur. Makanya kita lakukan penambahan kapasitas jalan yang ada, dengan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu sistem satu arah dan pengaturan keluar masuk arus lalu lintas yang ada,” ujar Martha.

Selain sistem satu arah, Dishub Tangsel juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik dengan mengatur ulang waktu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

“Untuk uji coba sistem satu arah ini tidak hanya sistem satu arah tapi ada rekayasa lalu lintas. Jadi ada tiga titik, pertama titik dari Simpang Gaplek, Simpang UT dan simpang Jalan Kayu Manis. Ada juga bukit golf, jadi ada 4 lokasi yang kita lakukan mitigasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Bakal Terbitkan Surat Edaran Pelarangan Takbir Keliling

Sedangkan di Simpang Gaplek, Martha menyebut, pihaknya melakukan pengaturan rambu dengan resetting yang dibantu Kementerian Perhubungan lantaran Simpang Gaplek merupakan jalan nasional.

“Di simpang gaplek itu waktu siklusnya kita lakukan penambahan, jadi arah Parung kita tambah waktu siklusnya. Untuk di jalan RE Martadinata kita lakukan pengaturan, ada beberapa u-turn atau putaran kita tutup sementara,” papar Martha.

Martha menuturkan, hasil penerapan hari pertama SSA di wilayah Pondok Cabe itu dinilai berhasil mengurai kepadatan arus lalu lintas kendaraan dan memangkas waktu perjalanan jadi lebih cepat.

“Untuk sementara melihat kondisi yang ada, dari pagi tadi lancar. Pada saat jam 06.00 sampai jam 07.00 lalu lintas lancar dibandingkan sebelumnya yang sangat tersendat. Sebelumnya dari tol sampai UT bisa sampai 1 jam, roda dua bisa setengah jam. Artinya kita lihat lalu lintas terus mengalir, kondisi ini menunjukan adanya peningkatan kondisi lalu lintas secara signifikan,” tutur Martha.

Uji coba SSA di wilayah Pondok Cabe itu akan dilakukan selama satu minggu dan akan dievaluasi. Dari hasil evaluasi itu nantinya Dishub Tangsel akan menerapkan permanen SSA jika uji coba tersebut dianggap berhasil mengurai kemacetan.

Martha tak memungkiri, masih ada masyarakat yang protes terkait uji coba SSA tersebut. Dia berharap, masyarakat ikut mendukung dan menyukseskan SSA tersebut untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berlalulintas.

“Masih ada masyarakat yang komplen, tapi itu wajar. Masyarakat perlu adaptasi dengan sistem satu arah ini. InsyaAllah dibantu kewilayahan, kepolisian dan semua stakeholder akan lakukan sosialisasi terus membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan untuk menyadari bahwa yang kita lakukan dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkas Martha. **

Berita Terkait

Tangsel One Segera Hadir, Platform AI Satu Atap Layanan Publik
Prakiraan Cuaca Tangerang Selatan 7-8 April 2026: Hujan Intensitas Sedang
Mudik Gratis Lebaran 2026 Tangsel Bersama Pilar Saga Ichsan Disambut Antusias Warga
Dr. Agus Ismail Resmi Jadi Ketua Harian Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia
Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Gratifikasi Hingga Tingkat Kelurahan
Jelang Lebaran, Indah Kiat Berbagi Sembako ke Warga Tangsel dan Tangerang
Kualitas Pekerjaan Jalan Villa Melati Mas Raya Jadi Sorotan, Baru di Bangun Sudah Rusak
Alfamidi Gelar Edukasi Nutrisi Bagi Anak Pada Orangtua
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:30 WIB

Tangsel One Segera Hadir, Platform AI Satu Atap Layanan Publik

Selasa, 7 April 2026 - 10:06 WIB

Prakiraan Cuaca Tangerang Selatan 7-8 April 2026: Hujan Intensitas Sedang

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:50 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026 Tangsel Bersama Pilar Saga Ichsan Disambut Antusias Warga

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:15 WIB

Dr. Agus Ismail Resmi Jadi Ketua Harian Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:49 WIB

Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Gratifikasi Hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terbaru