Kualitas Pekerjaan Jalan Villa Melati Mas Raya Jadi Sorotan, Baru di Bangun Sudah Rusak

Kualitas Pekerjaan Jalan Villa Melati Mas Raya Jadi Sorotan, Baru di Bangun Sudah Rusak

- Author

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – Proyek pembangunan Jalan Villa Melati Mas Raya yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah menuai sorotan dari warga. Warga menilai kualitas pengerjaan jalan tersebut jauh dari harapan meskipun anggaran yang digelontorkan terbilang besar.

Pantauan warga di lokasi menunjukkan beberapa bagian jalan sudah mulai mengalami kerusakan, seperti retakan hingga permukaan yang tidak rata, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai kualitas pekerjaan proyek yang baru saja selesai dikerjakan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, paket pekerjaan kegiatan tersebut dimenangkan oleh CV Aldi Pasha dengan konsultan pengawas CV Sava Jaya. Faktanya belum mencapai 45 hari dikerjakan, jalan tersebut mengalami kerusakan. Sedangkan perbaikan dilakukan oleh DSDABMBK Tangerang Selatan, padahal pekerjaan tersebut masih dalam masa jaminan pemeliharaan pemborong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terhitung hingga saat ini sudah tiga kali perbaikan, diantaranya akhir bulan Januari, pertengahan Februari dan awal maret. Padahal dalam jaminan pemeliharaan seharusnya 180 hari dari selesai pelaksanaan, namun menjadi tanda tanya warga kenapa dinas yang memperbaiki.

Direktur Eksekutif Tangerang Publik Service, Ryan Erlangga, mengatakan dirinya kecewa dengan hasil pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, dengan anggaran yang mencapai miliaran rupiah, seharusnya kualitas jalan bisa jauh lebih baik dan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

“Kalau anggarannya miliaran, seharusnya kualitasnya juga maksimal. Tapi ini baru selesai sudah terlihat ada bagian yang retak dan tidak rata. Warga jadi bertanya-tanya ini pengerjaannya seperti apa,” ujar Ryan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga :  DCKTR Tangsel Gerak Cepat: Ribuan Liter Air Bersih Mengalir ke 160 Keluarga Terdampak Kekeringan di Keranggan

Dia juga mempertanyakan sistem jaminan pemeliharaan dari pihak kontraktor atau pemborong yang mengerjakan proyek tersebut. Pasalnya, selama ini jika terjadi kerusakan pada jalan, justru dinas terkait yang kembali melakukan perbaikan menggunakan anggaran pemerintah.

“Yang jadi pertanyaan kami, kalau nanti rusak siapa yang bertanggung jawab? Biasanya kan dinas yang memperbaiki lagi pakai uang negara. Padahal harusnya ada jaminan dari pemborong,” kata Ryan lagi.

Menurut Ryan, proyek pembangunan jalan dengan nilai anggaran besar seharusnya memiliki standar kualitas yang jelas serta pengawasan yang ketat agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Dia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut, termasuk memeriksa kualitas pekerjaan kontraktor yang mengerjakannya. Selain itu, Ryan juga meminta adanya transparansi terkait anggaran dan masa pemeliharaan proyek agar tidak merugikan keuangan daerah.

“Kalau memang ada masa pemeliharaan dari pemborong, harus ditegaskan. Jangan sampai rusak sedikit langsung diperbaiki pakai anggaran dinas lagi,” tambahnya.

Ryan pun berharap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut benar-benar mengutamakan kualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat yang setiap hari melintas di Jalan Villa Melati Mas Raya. (/js)

Berita Terkait

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Tangsel Sediakan Tes HPV DNA Gratis di 35 Puskesmas
LHP BPK 2025 Ungkap Dana BOSP Mengalir Ke Sekolah yang Sudah Tutup dan Terdapat Kelebihan Bayar Rp78,29 Juta di Tangsel
Logo HUT Tangsel Ke-18 Resmi Terpilih, Berikut Link Downloadnya
Pendaftaran UMKM CFD BSD Dibuka Kamis Besok, Siapkan Dokumen Ini Sebelum Mendaftar
Bukan Hanya Bantuan, Pemkot Tangsel Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan
LHP BPK 2025 Tangsel Soroti Aset Bapenda, 74 Peralatan Sudah Raib atau Kembali?
Pengadaan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel 2024 Masih Jadi PR LHP BPK 2025, Tindak Lanjut dan Akuntabilitas Pemkot Dipertanyakan
Binus School Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli Kesehatan Mental
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Tangsel Sediakan Tes HPV DNA Gratis di 35 Puskesmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:19 WIB

LHP BPK 2025 Ungkap Dana BOSP Mengalir Ke Sekolah yang Sudah Tutup dan Terdapat Kelebihan Bayar Rp78,29 Juta di Tangsel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Logo HUT Tangsel Ke-18 Resmi Terpilih, Berikut Link Downloadnya

Rabu, 30 September 2026 - 14:20 WIB

Pendaftaran UMKM CFD BSD Dibuka Kamis Besok, Siapkan Dokumen Ini Sebelum Mendaftar

Rabu, 30 September 2026 - 06:53 WIB

Bukan Hanya Bantuan, Pemkot Tangsel Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan

Berita Terbaru

TNI - Polri

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan 4 Kapolda Baru

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:08 WIB