Wujudkan Indonesia Maju, Menko PMK Ajak Kepala Daerah Kembangkan SDM

Wujudkan Indonesia Maju, Menko PMK Ajak Kepala Daerah Kembangkan SDM

- Author

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengajak kepala daerah untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM), demi mewujudkan Indonesia maju.

Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk merealisasikan hal tersebut, mengingat Indonesia memiliki banyak penduduk usia produktif.

“Banyak sekali negara yang mengalami penuaan warga negaranya. Usia produktifnya lebih sedikit daripada usia tidak produktifnya. Kita sebaliknya, usia kita yang produktif jauh lebih banyak,” ujar Pratikno saat menjadi pembicara pada Retret Kepala Daerah Gelombang II di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (25/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pratikno menambahkqn, potensi SDM bertalenta yang dimiliki Indonesia perlu terus dikembangkan. Pasalnya, di berbagai negara lain, talenta andal menjadi tumpuan dalam memaksimalkan teknologi, khususnya di bidang artificial intelligence.

Dalam konteks ini, ia menyebut SDM unggul juga telah termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Lebih lanjut, Pratikno menjelaskan, indikator SDM unggul dapat dikerucutkan menjadi tiga aspek, yakni sehat, berkualitas, serta relevan dan kontributif. Untuk itu, pemerintah telah menyusun kebijakan yang mendukung pengembangan pada aspek-aspek tersebut.

“Mengapa ini penting? Karena dunia terus berubah, struktur ekonomi berubah, kebutuhan keterampilan berubah, kebutuhan pengetahuan juga berubah,” kata dia.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam penyediaan pendidikan yang bermutu.

Baca Juga :  RDP bersama Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaktim, Komisi III Minta Kasus Kematian Kenzha Ezra Diusut Tuntas.

Hal tersebut tertuang dalam salah satu poin Asta Cita Presiden. Dia menekankan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berupaya mewujudkannya melalui penguatan pendidikan karakter.

“Kami berusaha untuk menekankan pendidikan karakter ini sebagai bagian dari kebijakan pendidikan dilandasi oleh berbagai realitas dan tantangan yang kita hadapi,” ujar Mu’ti.

Saat ini, kata dia, generasi Z dan generasi alpha banyak yang tengah menempuh pendidikan di tingkat dasar dan menengah. Generasi tersebut dinilai perlu memperoleh bimbingan serius, khususnya terkait dengan penguatan karakter.

Mu’ti menambahkan bahwa Kemendikdasmen telah menjalankan tiga kebijakan utama untuk memperkuat pendidikan karakter. Pertama, menerbitkan Surat Edaran Bersama antara Mendikdasmen, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Agama (Menag) tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan. Kedua, melaksanakan program Pagi Ceria.

“Kemudian yang ketiga terkait dengan penguatan pendidikan karakter, kami juga membuat kebijakan yang berhubungan dengan redesign dari sistem pembelajaran dan juga muatan pendidikan nilai dan pendidikan karakter dalam setiap mata pelajaran,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam sesi materi Retret Kepala Daerah Gelombang II ini, para peserta tampak antusias berdialog dengan para narasumber. Kepala daerah dan wakil kepala daerah banyak berkonsultasi mengenai persoalan SDM di daerah masing-masing.

Narasumber pun menanggapi dengan memberikan sejumlah solusi konkret yang dapat dijalankan dengan baik.**

 

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB