Komnas Haji Buka Posko Layanan Pengaduan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2025

- Author

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komnas Haji Dr. H. Mustolih Siradj S.H.I., M.H. (Foto : Ist)

Ketua Komnas Haji Dr. H. Mustolih Siradj S.H.I., M.H. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA- Komisi Nasional (Komnas) Haji membuka saluran pelaporan dan pengaduan pada musim haji 2025 bagi jemaah maupun masyarakat, atas berbagai aspek pelayanan ibadah haji, baik di tanah air maupun di tanah suci. 

Baik menyangkut kepentingan jemaah haji furoda (visa mujamalah), haji khusus maupun haji reguler atau yang menggunakan skema/visa lain terkait kendala yang dihadapi hingga yang gagal berangkat. 

Ketua Komnas Haji Dr. H. Mustolih Siradj S.H.I., M.H. mengungkapkan  jika tahun ini pihaknya sudah mendapatkan banyak laporan dari berbagai daerah, salah satunya masalah dengan penerbitan visa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebut, ada beberapa daerah yang jamaahnya tertunda memperoleh visa yang berakibat pemberangkatannya pun bergeser bahkan terancam batal.

“Salah satu penyebabnya karena regulasi pemerintah Arab Saudi yang mengharuskan setiap jamaah wajib menginduk pada syarikah (perusahaan swasta), terdapat delapan syarikah yang menjadi mitra. Sehingga sistem di yang dikelola pemerintah belum terkoneksi dan terintegrasi dengan baik,” kata Mustolih Siradj dalam keterangan tertulisnya Selasa (13/5/2025).

Kondisi tersebut, kata Mustolih, memunculkan problem serius, seperti jadwal pemberangkatan jamaah terpisah dan terpencar-pencar dari mahrom, KBIHU, rombongan keloter (kelompok terbang) hingga regu

“Selain itu,tempat menginapnya nanti dipastikan terpencar ke hotel-hotel yang berbeda sehingga cukup kesulitan mengkoordinir jamaahnya,”ungkapnya.

Problem lainnya yang diterima Komnas Haji adalah kasus 112 jemaah haji cadangan dari Cirebon yang tiba-tiba diperintahkan Kandepag setempat untuk melunasi BPIH. 

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Jemaah Haji, Kemenag Perhatikan Pola Konsumsi Makanan

Padahal mereka  sudah melakukan pelunasan dan sudah mempersiapkan segenap kebutuhan, akan tetapi mereka diberikan surat pembatalan dengan dalih ada pengurangan kuota.

“Hal -hal semacam itu harus dimitigasi dan dicarikan jalan keluar agar tidak sistemik terlebih masih ada agenda pemberangkatan Jemaah ke tanah suci gelombang kedua antara tanggal 17-29 Mei ini dan agenda penyelenggaraan ibadah haji masih panjang,” jelas Mustolih.

Bahkan, lanjut Mustolih beberapa jemaah yang sudah di tanah suci juga memberikan laporan kepada Komnas Haji terkait keterlambatan distribusi kartu Nusuk. Salah satu dokumen utama memasuki arena utama penyelenggaraan puncak haji, sehingga mereka tertinggal dari rombongan.   

Mustolih berharap, kanal pengaduan/ laporan ini menjadi saluran para jamaah untuk menyampaikan kesan, kendala dan keluhan, sehingga bisa direspon secara cepat oleh pemangku kebijakan dan pihak terkait, seperti Kementerian Agama, Inspektorat Kemenag, PPIH, BP Haji, DPR RI dan media/ Pers.

“Permasalahan itu semua akan dapat menjadi bahan pertimbangan melakukan evaluasi dan perbaikan sesegera mungkin dan perbaikan menyeluruh pada penyelenggaraan musim haji berikutnya,”pungkasnya,

Sebagai informasi, laporan ke KOMNAS HAJI dapat dilakukan melalui WatsApp (WA) KOMNAS HAJI pada nomor 081367733550 (WA Only),  **

 

Berita Terkait

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:00 WIB

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Berita Terbaru

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Internasional

Robot Tank Polri vs Robot Perang Militer Iran, Mana Lebih Unggul?

Senin, 30 Mar 2026 - 13:43 WIB