Federasi Guru Sebut Prabowo Hanya NgePrank Soal Gaji, Bukan Naik 2 Juta Tapi Hanya 500 Ribu

Federasi Guru Sebut Prabowo Hanya NgePrank Soal Gaji, Bukan Naik 2 Juta Tapi Hanya 500 Ribu

- Author

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang berjanji akan menaikan gaji guru PNS maupun non-PNS ternyata dinilai tidak bermakna apa-apa.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Mansur, menilai, pernyataan Prabowo terkait kenaikan gaji guru tersebut hanya ‘prank’ , atau seperti tidak sungguh-sungguh.

Menurut Mansur, pernyataan Prabowo yang bakal menaikkan tunjangan profesi guru non-ASN menjadi Rp 2 juta pada dasarnya hanya menaikkan sebesar Rp 500 ribu. Sebab selama ini, menurutnya tunjangan profesi bersertifikat pendidik sudah mencapai Rp 1,5 juta. Sehingga jika naik menjadi Rp 2 juta, maka kenaikannya hanya Rp 500 ribu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mungkin ini yang namanya ‘prank’ kenaikan gaji dari janji kampanye Prabowo-Gibran,” ucap Mansur, Senin (2/12/2024).

Merujuk pada aturan Persesjen Kemendikbudristek No. 10 Tahun 2024 tanggal 14 Mei 2024, yang menyatakan, Tunjangan Profesi Guru (TPG) Guru Non-ASN yang belum melakukan upaya penyetaraan profesi guru negeri maupun swasta alias inpassing sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan guru yang telah mendapatkan SK Inpassing akan naik secara berkala sesuai yang tertera pada SK Inpassing.

Baca Juga :  Mulai 1 Januari 2025, Prabowo Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Gunakan E-Katalog Versi 6.0

Prank yang sama juga dialami oleh guru ASN. Mansur mengungkapkan, sebenarnya tidak ada kenaikan gaji untuk guru ASN pada tahun 2025. Sebab kata Mansur, sejak 2008  pemerintah telah memberikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru ASN yang telah memperoleh sertifikat pendidik, sebesar satu kali gaji pokok.

Prabowo memang mengatakan bakal memberikan tambahan gaji guru sebesar satu kali gaji pokok kepada para guru ASN.

“Jadi jelas bukan merupakan tambahan kesejahteraan yang baru, bukan pula kenaikan gaji baru untuk seluruh guru,” ujar Mansur

Diketahui, Prabowo mengumumkan kenaikan gaji guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan guru non-ASN bersertifikat pendidik mulai tahun 2025. Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Guru Nasional di Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024).

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru