Begini Cara Angkie Yudistia Wujudkan Ekonomi Inklusif di Indonesia

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 Angkie Yudistia (Foto: Ist)

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 Angkie Yudistia (Foto: Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Staf Khusus Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 Angkie Yudistia terus berkomitmen mewujudkan ekonomi inklusif di Indonesia, salah satunya dengan mendukung UMKM. 

Adapun dukungannya adalah dengan memafasilitasi memasarkan produk UMKM penyandang disabilitas ke pasaran yang lebih luas..

Dukungan yang dilakukan oleh Angkie Yudistia itu adalah dengan memfasilitasi produk UMKM penyandang disabilitas agar bisa dipasarkan secara luas. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahwa kita tau permasalahan teman-teman penyandang disabilitas dalam berwirausaha adalah pemasaran, literasi keuangan, dan strategi”, ujar Angky, kepada wartawan saat hadiri mencicipi makanan UMKM di bawah naungan Yayasan Menembus Batas, di Jakarta pada Jumat (16/5/2025).

Ia percaya dengan produk teman-teman penyandang disabilitas, layak mulai dari perizinan, pendampingan untuk memberikan rekomendasi kepada lembaga keuangan serta konsumen-konsumen.

“Kebangkitan ekonomi menjadi isu prioritas yang dilakukan oleh pemerintah” kata Angkie.

Baca Juga :  Dorong Kesetaraan Kerja Disabilitas, Pemkot Tangerang Sosialisasikan ULD Ketenagakerjaan

Dia menambahkan, dengan adanya UMKM disabilitas bisa membantu kebanngkitan ekonomi pemerintah dengan berwirausaha.

Saat ini UMKM yang mendaftar di Yayasan Menembus Batas sudah mencapai 158 UMKM khususnya yang berada di wilayah Jakarta.

“Dari total 158 UMKM yang berada di Jakarta yang sudah siap untuk memasarkan produknya dengan skala besar ada 15 UMKM”, katanya. 

Staf Khusus Presiden di era Jokowi ini, berharap menjadi titik kebangkitan ekonomi nasional, khususnya ekonomi UMKM yang dijalankan oleh penyandang disabilitas. 

“Strategi implementasinya adalah menyediakan pelatihan, pemberdayaan keterampilan, dan pengelolaan usaha bagi penyandang disabilitas”, ungkap Angkie. 

Selain itu, memasukkan penyandang disabilitas sebagai kriteria untuk mendapatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau permodalan usaha lainnya, tutup Angkie **

Berita Terkait

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman
Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik
Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel
Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3
Keseruan Mudik Gratis Alfamidi: 1.250 Pemudik Pulang Kampung Naik Bus, Mobil, dan Pesawat
Wali Kota Arifin Dampingi Gubernur DKI Jakarta Serahkan Empat Kunci Hunian Program Bedah Rumah
Soal Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Legislator Kiai Maman Sebut Serangan Terhadap Demokras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:26 WIB

Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:56 WIB

Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB