Begini Pesan Menyentuh KH Said Aqil Siradj Saat Hadiri Halaqoh Ulama di Ponpes Al Mizan

Begini Pesan Menyentuh KH Said Aqil Siradj Saat Hadiri Halaqoh Ulama di Ponpes Al Mizan

- Author

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID. MAJALENGKA – Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, sore kemarin, menyambangi Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi, Majalengka.

Kunjungan mantan Ketua Umum PBNU itu untuk menghadiri Halaqoh Ulama yang diinisiasi oleh tokoh muda Nahdlatul Ulama Dr. KH Maman Imanulhaq yang juga anggota DPR RI Fraksi PKB.

Buya Said, begitu biasa Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj disapa, pada kesempatan tersebut menegaskan urgensi peran ulama dalam membangun umat di era kontemporer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tantangan bangsa yang begitu kompleks membutuhkan peran ulama yang multifungsi, tidak hanya sebagai juru dakwah saja, namun juga mampu terlibat dalam penyelesaian problematik bangsa di sektor lain seperti ekonomi dan politik.

Ia menambahkan,  umat Islam harus mampu bersaing dalam bidang ekonomi, bahkan umat Islam harus melahirkan banyak konglomerat yang mengusai perekonomian nasional.

 

“Di zaman seperti sekarang ini, pintar saja tidak cukup. Kita juga harus kaya raya,” ucap Buya Said yang disambut riuh para ulama yang hadir Kamis (10/4/2025) sore.

Dengan menyebut satu persatu nama ulama besar lengkap dengan sanad keilmuannya, Buya Said menekankan bahwa tantangan zaman saat ini tidak cukup dihadapi hanya dengan kecerdasan.

Sambil tersenyum, beliau melanjutkan dengan pernyataan provokatif namun mengandung pesan mendalam,“Kaya itu wajib, miskin itu berdosa.” Pernyataan ini bukan tanpa alasan.

Menurut Buya Said, umat saat ini sangat membutuhkan kehadiran para ulama dan pemimpin yang tidak hanya kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

Baca Juga :  Diduga Menyimpang, Dewan Syura Minta Ketua DPC PKB Sumedang Dicopot

Dalam kesempatan tersebut, Buya Said pun menitipkan dua pesan penting kepada para ulama dan aktivis dakwah.

Pertama, ulama tidak boleh hanya berhenti di majelis taklim semata. Sudah saatnya peran mereka diperluas hingga ke ruang-ruang kebijakan yang strategis. Dan yang kedua, pendidikan dan politik harus menjadi medan baru perjuangan ulama dalam mengawal kemaslahatan umat.

 

“Lewat dua pintu inilah, kiprah keulamaan bisa memberi warna nyata dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan kebangsaan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Mizan Majalengka KH Maman Imanulhaq pada kesempatan tersebut menyampaikan urgensi pelaksanaan halaqoh ulama yang digelar di pondok pesantrennya.

Menurutnya halaqah ini menjadi momentum reflektif sekaligus ajakan terbuka bagi para ulama dan tokoh masyarakat untuk naik kelas, dari sekadar pendakwah menjadi pengarah kebijakan; dari hanya memberi nasihat menjadi pelaku perubahan nyata.

Hadir pula Ketua Fatayat NU Majalengka Hj Upik Rofiqoh, KH Abdul Rasyid, serta perwakilan dari Kanwil Kemenag Jawa Barat yakni Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, H. Jajang Apipudin, M.Ag, Ketua Tim Seksi Kemitraan Bidang Penais Zawa Dr. Hj. Yayah Fijriyah, M.Pd, serta Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Majalengka H. Sopyan firdaus, SH.

Berita Terkait

Gelar Dialog dengan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Paksa Kendaraan di Jalan
DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Tim PPK Ormawa BEM Untag Semarang Latih Kader PKK dan Posyandu Olah TOGA Jadi Produk Herbal
Pemuda Berdampak Audiensi dan Silaturahmi dengan Kesbangpol Banten: Perkuat Nilai Kebangsaan, Pancasila, dan Demokrasi
Kolaborasi Strategis: Pemkot Tangerang dan InJourney Airports Wujudkan Aerotropolis Berkelas Dunia
Komisi II DPRD Apresiasi Program CKG Kota Tangerang
DPD Muda Bergerak Tangsel Kolaborasi dengan HIPMA Jakarta: Solidaritas Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di NTT
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Gelar Dialog dengan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Paksa Kendaraan di Jalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Pemuda Berdampak Audiensi dan Silaturahmi dengan Kesbangpol Banten: Perkuat Nilai Kebangsaan, Pancasila, dan Demokrasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Kolaborasi Strategis: Pemkot Tangerang dan InJourney Airports Wujudkan Aerotropolis Berkelas Dunia

Berita Terbaru