Puluhan Siswa SD di Jeneponto Dilarikan Ke RS Usai Diduga Keracunan Menu MBG Ikan Busuk

Puluhan Siswa SD di Jeneponto Dilarikan Ke RS Usai Diduga Keracunan Menu MBG Ikan Busuk

- Author

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi SD di Jeneponto yang akan dibawa ke Rumah Sakit setelah menyantap menu MBG yang diduga berupa ikan busuk. (Foto: 1st)

Siswi SD di Jeneponto yang akan dibawa ke Rumah Sakit setelah menyantap menu MBG yang diduga berupa ikan busuk. (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JENEPONTO – Sejumlah siswa SDN 7 Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto dirujuk ke rumah sakit Pratama karena mengalami kejang-kejang, sesak nafas dan diare usai menyantap menu MBG berupa ikan yang diduga sudah tidak laik di makan atau busuk.

Hal tersebut diungkapkan Kepala SDN 7 Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sitti Muliati, Kamis (23/04/2026).

Menurut Sitti, ada 7 siswa yang sedang di rawat di Rumah Sakit (RS) Pratama. Dan lebih dari 20 siswa dilarikan ke Puskesmas Tompobulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“7 orang siswa sekarang di rawat di rumah sakit Pratama. Ke 7 orang siswa ini, 1 orang langsung diantar ke RS Pratama karena di Puskesmas penuh. Siswa pertama dirujuk ke RS Pratama yang mengalami kejang-kejang. Menurut teman mereka santap 2 ekor ikan, kemudian dirujuk lagi setelah dzuhur karena mengalami sakit perut, sesak nafas dan buang air besar terus,” kata Sitti Muliati, dikutip dari makassar terkini, Jumat (24/04/2026).

“Jadi semua yang dilarikan ke Puskesmas dan RS Pratama itu semua siswa yang makan ikan. Lalu, yang tidak makan ikan aman,” sambungnya.

Baca Juga :  Jenazah Di Simbuang Tana Toraja Ditandu Sejauh 10 KM Imbas Jalan Rusak, Dimana Peran Pemerintah?

Lebih lanjut, Sitti Muliati mengatakan, di lihat dari kondisi ikan menu SPPG sudah tidak laik untuk di makan.

“Kalau kita lihat dari warnanya dan penampakannya, kita ini yang setiap hari bergelut dengan ikan sepertinya sudah tidak segar, perutnya sudah rusak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tompobulu, Sudarmi Salawaty menyampaikan telah menangani 25 siswa yang diduga mengalami keracunan menu MBG.

“Dari SD sebanyak 13 orang terpasang infus, Dari SMP 1 orang pasang infus. Jadi yang diinfus 14 orang, Pasien observasi 12 orang, total 26 orang. Dari yang 14 diinfus ada 6 orang dirujuk indikasi ada sesak, kejang, ada yg diare sudah beberapa kali dan lemas, ada yang sakit skali perutnya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari SPPG penyalur menu MBG tersebut ataupun BGN terkait menu yang diduga ikan busuk tersebut.

Berita Terkait

Dari Baksos Hingga Penanam Pohon, JMSI Tangerang Sambut Hari Kemerdekaan Bareng Warga Sovil Tigaraksa
Camat Cipondoh Apresiasi Pegawai Purna Tugas: Dedikasi dan Loyalitas Jadi Teladan
BPK Bongkar Tender Curang dan Kelebihan Pembayaran Rp4,17M TA 2025 Kota Tangerang, Dinas Perkimtan dan Dispora Jadi Sorotan
PT Kobe Bantah Jadi Dalang Polusi, Warga Minta “Trial” Tutup Sementara
Sachrudin: Duta Baca Harus Jadi Influencer Literasi di Kalangan Pelajar
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Kejari Serang Gelar Gebyar Lelang Serentak: Nikmati Kesempatan Miliki Vellfire Hingga Rumah dengan Proses Aman dan Transparan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dari Baksos Hingga Penanam Pohon, JMSI Tangerang Sambut Hari Kemerdekaan Bareng Warga Sovil Tigaraksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Camat Cipondoh Apresiasi Pegawai Purna Tugas: Dedikasi dan Loyalitas Jadi Teladan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:06 WIB

BPK Bongkar Tender Curang dan Kelebihan Pembayaran Rp4,17M TA 2025 Kota Tangerang, Dinas Perkimtan dan Dispora Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sachrudin: Duta Baca Harus Jadi Influencer Literasi di Kalangan Pelajar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Berita Terbaru