Dewan Syura PKB Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia

Dewan Syura PKB Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia

- Author

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA-Ketegangan geopolitik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus memicu kekhawatiran dunia internasional.

Serangan militer yang terjadi sejak akhir Februari 2026 memicu aksi balasan berupa rudal dan drone yang memperpanjang eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini menjadikan kawasan tersebut kembali sebagai titik panas yang mengancam stabilitas global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak konflik tersebut tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga mengguncang perekonomian dunia.

Ketegangan di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia, memicu lonjakan harga energi global serta kekhawatiran terhadap terganggunya rantai pasok internasional.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perang di satu kawasan dapat membawa konsekuensi luas bagi stabilitas ekonomi dan perdamaian umat manusia.

Merespons situasi tersebut, Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar rangkaian doa bersama untuk perdamaian dunia di sejumlah daerah di Jawa Barat pada Minggu, (15/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual agar para pemimpin dunia menahan diri, mengedepankan diplomasi, serta menempatkan kemanusiaan di atas kepentingan geopolitik.

Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian moral dan spiritual umat Islam Indonesia terhadap perdamaian dunia.

“Konflik yang terus meluas ini harus segera dihentikan. Dunia membutuhkan kebijaksanaan para pemimpin global untuk memilih jalan damai. Doa ini adalah seruan moral agar perang tidak terus menelan korban kemanusiaan,” ucapnya.

Rangkaian doa tersebut dilaksanakan di berbagai tempat yang memiliki nilai spiritual dan kultural penting.

Seperti pada Jumat kemarin, di Keraton Kasepuhan Cirebon, KH Maman Imanulhaq juga memimpin langsung doa bersama yang turut melibatkan budayawan dan seniman.

Baca Juga :  Diduga Berulang Kali Dianiaya, Wanita di Tangsel Laporkan Suaminya hingga Ditangkap

Mereka bersama jemaah Akar Djati memanjatkan harapan agar dunia kembali menemukan jalan perdamaian.

Suasana khidmat menyelimuti kompleks keraton yang sejak lama dikenal sebagai pusat spiritual dan budaya Islam di Cirebon.

Sementara itu, di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, para kiai dari berbagai daerah di Jawa Barat berkumpul dan menyampaikan pernyataan bersama tentang pentingnya menghadirkan keseimbangan global serta penghentian perang melalui jalur diplomasi dan dialog kemanusiaan.

Di Islamic Centre Sumedang, pengurus, kader, dan simpatisan PKB bersama para alim ulama se-Kabupaten Sumedang menggelar doa bersama untuk kedamaian dunia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Abuya KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qadir serta Ketua DPC PKB Sumedang Taufik Nurrohim.

Selain itu, doa bersama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Mumtaz Mizani Subang yang melibatkan para santri, ulama, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk solidaritas spiritual bagi terciptanya perdamaian dunia.

KH Maman Imanulhaq menegaskan bahwa Indonesia memiliki tradisi panjang dalam mempromosikan perdamaian dan dialog antarbangsa. Karena itu, menurutnya, suara moral dari para ulama, pesantren, dan masyarakat sipil sangat penting untuk terus disuarakan di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan.

“Doa ini bukan sekadar ritual, tetapi pesan kemanusiaan dari Indonesia bahwa perdamaian adalah jalan terbaik bagi masa depan dunia,” tegasnya.

Melalui ikhtiar spiritual tersebut, Dewan Syura PKB berharap ketegangan global segera mereda dan para pemimpin dunia membuka jalan diplomasi demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

Umat Islam juga berharap agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan penuh keberkahan, menjadi momentum persaudaraan serta pesan damai bagi seluruh umat manusia.**

 

Berita Terkait

Hadir Peringatan Maulid di Cipondoh, Sachrudin: Hadirkan Keteladanan Rasul di Kehidupan Kita
Belasan Kepsek SDN Terkena OTT Kasus Pungli Revitalisasi Sekolah di Banyuasin
Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal
Open Rekrutment Perumdam Tirta Benteng Begini Syarat dan Ketentuan nya
Guru dan Wartawan Jadi Kambing Hitam Keracunan MBG, PWI Jakpus Desak Kepala BGN Mundur
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Jalur Naga Kelapa Dua, Satu Orang Diamankan
Disperkimtan Tangerang Salurkan Santunan, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat TPU Selapajang Jaya
Pemkot Tangerang Raih Apresiasi Nasional Anugerah Layanan Investasi 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:01 WIB

Hadir Peringatan Maulid di Cipondoh, Sachrudin: Hadirkan Keteladanan Rasul di Kehidupan Kita

Jumat, 18 September 2026 - 22:31 WIB

Belasan Kepsek SDN Terkena OTT Kasus Pungli Revitalisasi Sekolah di Banyuasin

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal

Jumat, 18 September 2026 - 20:34 WIB

Open Rekrutment Perumdam Tirta Benteng Begini Syarat dan Ketentuan nya

Kamis, 17 September 2026 - 21:35 WIB

Guru dan Wartawan Jadi Kambing Hitam Keracunan MBG, PWI Jakpus Desak Kepala BGN Mundur

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Oleh-oleh Favorite dari Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:37 WIB

Kesehatan

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:12 WIB