Serahkan Bantuan Ke Ponpes Al Khoziny, Bupati Subandi: Bentuk Kepedulian Para ASN Sidoarjo

Serahkan Bantuan Ke Ponpes Al Khoziny, Bupati Subandi: Bentuk Kepedulian Para ASN Sidoarjo

- Author

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JATIM – Bupati Sidoarjo, Subandi menyerahkan secara langsung bantuan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sabtu (22/11/2025). Bantuan donasi sejumlah Rp 1,385 miliar ini sebagai bentuk kepedulian dari para ASN Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Sidoarjo.

Subandi menyampaikan, donasi ini sebagai wujud keprihatinan melihat dampak yang dirasakan oleh pengasuh, tenaga pendidik, santri, serta keluarga korban akibat peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Di masa seperti ini, hal terpenting adalah bergerak bersama untuk meringankan beban dan memulihkan kembali kehidupan pesantren,” ujar Subandi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disamping itu, Pemkab Sidoarjo bersama BAZNAS Kabupaten Sidoarjo juga menyerahkan bantuan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama. Bantuan ini merupakan dukungan nyata dari pemerintah daerah dan amanah masyarakat yang dihimpun oleh BAZNAS.

“Tujuan kami adalah membantu pemulihan fasilitas, mendukung kebutuhan dasar santri, serta mempercepat proses belajar mengajar agar kegiatan pendidikan kembali berjalan dengan layak dan aman,” urainya.

Baca Juga :  Pemkab Sidoarjo Fokus Jaga Kebersihan Sungai untuk Cegah Banjir

Dalam kesempatannya, Subandi juga menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Sidoarjo atas kolaborasi dan respons cepat yang telah diberikan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, donatur, dan relawan atas dukungan yang telah disalurkan.

“Sinergi ini merupakan manifestasi nyata bahwa solidaritas itu jauh lebih kuat dibandingkan tantangan yang kita hadapi,” sambungnya.

Saat bertemu para pengasuh dan pengurus pesantren, bupati juga menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya, pesan agar bantuan ini bisa dikelola dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Dengan memprioritaskan perbaikan yang paling mendesak demi keselamatan dan keberlangsungan pendidikan di pesantren.

“Kami juga berpesan kepada para santri untuk tetap tenang dan terus bersemangat belajar serta menimba ilmu di pondok pesantren,” pungkasnya. (/tom)

Berita Terkait

Sinergi JMSI dan Bupati Sidoarjo, Bahas Sinergi Pembangunan dan Profesionalisme Pers
Pemkab Malang Perkuat Kolaborasi dengan AEPW, Pengelolaan Sampah Jangkau 6.000 RT
Menyelami Warisan Peranakan Tionghoa Lewat Local Culture and Interfaith Expo BINUS Malang
Telkom AI Center Malang: Adopsi AI Dimulai dari Kebutuhan Bisnis, Bukan Sekadar Ikut Tren
Profil Amithya Ratnanggani, Ketua DPRD Malang dari PDIP yang Berani Stop Program MBG
DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan Program MBG, Anggaran Diusulkan Ke Infrastruktur
Komisi B DPRD Sidoarjo Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang soal Tarif Retribusi Pasar
Opini WTP Tak Redam Sorotan DPRD Terhadap Silpa Rp 126 Miliar Pemkot Batu
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi JMSI dan Bupati Sidoarjo, Bahas Sinergi Pembangunan dan Profesionalisme Pers

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pemkab Malang Perkuat Kolaborasi dengan AEPW, Pengelolaan Sampah Jangkau 6.000 RT

Rabu, 30 September 2026 - 13:53 WIB

Menyelami Warisan Peranakan Tionghoa Lewat Local Culture and Interfaith Expo BINUS Malang

Rabu, 30 September 2026 - 02:11 WIB

Telkom AI Center Malang: Adopsi AI Dimulai dari Kebutuhan Bisnis, Bukan Sekadar Ikut Tren

Senin, 7 September 2026 - 12:08 WIB

Profil Amithya Ratnanggani, Ketua DPRD Malang dari PDIP yang Berani Stop Program MBG

Berita Terbaru