PWI Jaya Sukses Gelar UKW Angkatan Ke-65, Seluruh Peserta Lulus 100 Persen

PWI Jaya Sukses Gelar UKW Angkatan Ke-65, Seluruh Peserta Lulus 100 Persen

- Author

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Sebanyak 32 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-65 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya pada 25–26 Mei 2027 seluruhnya dinyatakan kompeten. Kelulusan 100 persen ini menjadi yang pertama dalam pelaksanaan UKW di era kepengurusan PWI Jaya 2024–2029 di bawah kepemimpinan Kesit Budi Handoyo.

UKW yang berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB), Kompleks Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat itu dilaksanakan secara mandiri, di mana seluruh peserta membiayai sendiri keikutsertaan mereka dalam proses uji kompetensi.

Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengatakan, pelaksanaan UKW mandiri memiliki tekanan yang lebih kuat dibanding UKW fasilitasi. Sebab, peserta datang dengan kesadaran dan tanggung jawab sendiri untuk meningkatkan kualitas serta profesionalisme sebagai wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini UKW mandiri. Peserta membayar sendiri biaya UKW-nya. Karena itu tekanannya lebih kuat. Mereka datang dengan keseriusan dan tanggung jawab untuk benar-benar lulus kompetensi,” kata Kesit.

Pengumuman hasil UKW disampaikan penguji Tb Adhi pada penutupan kegiatan. Dari total 32 peserta, seluruhnya dinyatakan kompeten, terdiri atas 26 peserta kategori Muda, empat peserta kategori Madya, dan dua peserta kategori Utama.

 

Sebanyak 32 peserta UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya 2027 ditangani tujuh penguji. Rinciannya, dua peserta kategori Utama diuji Aljufri Alkatiri, empat peserta kategori Madya diuji Diapari Sibatangkayu, serta 26 peserta kategori Muda ditangani lima penguji, yakni Kesit Budi Handoyo, A.R. Loebis, Tb Adhi, Rabiatun Drakel, dan Kadirah.

 

Menurut penguji kategori Utama, Aljufri Alkatiri, penilaian pada jenjang utama tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga visi kepemimpinan dan kemampuan manajerial redaksional peserta.

 

“Di tingkat utama, penekanannya lebih kepada visi, pemahaman manajerial redaksional, serta kemampuan perencanaan dalam mengelola media dan ruang redaksi,” ujar Aljufri.

Baca Juga :  Terima Panitia Fun Bike Siwo Jaya, Wali Kota Jakarta Pusat Siap Gelorakan Dukungan dari Pemkot Lainnya.

 

Ketua Pelaksana UKW Angkatan ke-65 Arman Suparman mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan berlangsung lancar sejak pembukaan hingga penutupan.

 

“Alhamdulillah seluruh rangkaian UKW berjalan lancar. Terima kasih kepada para penguji, peserta, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan UKW ini,” ujar Arman Suparman.

 

Arman Suparman juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat yang telah menyediakan fasilitas tempat pelaksanaan UKW sehingga kegiatan dapat berjalan nyaman dan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat Helmi yang turut mengupayakan dukungan dan koordinasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

Salah satu peserta UKW, Guruh Nara Persada dari PosKota.id, mengaku pelaksanaan UKW kali ini terasa ketat dan cukup melelahkan. Menurutnya, seluruh peserta dituntut fokus dan serius mengikuti setiap tahapan uji kompetensi.

 

“UKW kali ini benar-benar ketat dan melelahkan. Semua peserta harus fokus dari awal sampai akhir. Bahkan ada peserta yang sampai minum obat karena kelelahan,” ujar Guruh.

Selama dua hari, peserta menjalani berbagai materi uji mulai dari wawancara, penulisan berita, penyuntingan naskah, hingga pemahaman Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

Kesit menegaskan, UKW bukan sekadar mendapatkan sertifikat, melainkan bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan kualitas insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kompetensi wartawan harus terus dijaga. Pers yang sehat lahir dari wartawan yang profesional, memahami kode etik, dan bekerja sesuai standar jurnalistik,” ujarnya.

Keberhasilan seluruh peserta meraih predikat kompeten mendapat apresiasi dari jajaran penguji dan pengurus PWI Jaya. Capaian tersebut dinilai menunjukkan semakin tingginya kesadaran wartawan terhadap pentingnya standar kompetensi dan etika profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Berita Terkait

Guru dan Wartawan Jadi Kambing Hitam Keracunan MBG, PWI Jakpus Desak Kepala BGN Mundur
GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar
Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:35 WIB

Guru dan Wartawan Jadi Kambing Hitam Keracunan MBG, PWI Jakpus Desak Kepala BGN Mundur

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar

Minggu, 6 September 2026 - 17:05 WIB

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:18 WIB

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:15 WIB