Begini Komentar Yusuf Kalla Soal Soundsistem Akustik di Masjid

Begini Komentar Yusuf Kalla Soal Soundsistem Akustik di Masjid

- Author

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla.  (Foto: ist)

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla. (Foto: ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA- Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyebut sekitar 75 persen masjid di Indonesia masih memiliki persoalan pada soundsistem akustik yang perlu diperbaiki. khususnya dalam hal operasional dan pemasangan perangkat suara.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla usai membuka Pelatihan Akustik Masjid bagi 109 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

Menurut Jusuf Kalla, banyak soundsistem pengeras suara masjid dipasang tanpa perencanaan yang matang. Ia menilai pemasangan kerap dilakukan oleh pihak yang kurang memiliki pemahaman teknis, sehingga kualitas suara tidak sesuai dengan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di seluruh Indonesia, sekitar 75 persen masjid itu punya soundsistem yang perlu diperbaiki operasionalnya. Karena yang memasang itu kadang-kadang anak-anak yang tinggal di masjid, jadi cara pasangnya yang penting bunyi,” ujar Jusuf Kalla.

Baca Juga :  Kemenag Umumkan Daftar Masjid dan Musala Penerima Bantuan, Silahkan Cek di Sini

Ia menegaskan, sistem suara masjid seharusnya disesuaikan dengan ukuran dan kebesaran masjid, kondisi lingkungan sekitar, serta karakter masyarakat setempat.

Penggunaan suara yang terlalu keras, kata dia, justru menghilangkan kekhusyukan jamaah.

“Perubahannya besar padahal perlu. Harus sesuai dengan kebesaran masjid, suasana masyarakat, dan tidak asal pasang. Bukan membesarkan suara saja,” katanya.

Jusuf Kalla menekankan bahwa masjid harus menghadirkan suasana yang syahdu karena merupakan tempat ibadah, bukan sarana hiburan.

“Masjid itu harus syahdu. Ini ibadah, bukan hiburan. Kalau hiburan mungkin orang bisa tidur, tapi ini ibadah, jadi harus syahdu,” tegasnya.

Melalui pelatihan akustik tersebut, DMI berharap para pengurus masjid dapat memahami pentingnya tata suara yang baik, sehingga ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan nyaman bagi jamaah.**

Berita Terkait

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas
Binus Business School Pertahankan Posisi 1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Hari Tani Nasional 24 September
PAM Jaya Bawa Prestasi Pengelolaan Air Bersih Ke Forum Internasional PBB di New York
PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi, Cek Beberapa Lokasinya
Guru dan Wartawan Jadi Kambing Hitam Keracunan MBG, PWI Jakpus Desak Kepala BGN Mundur
GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar
Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:32 WIB

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas

Kamis, 24 September 2026 - 12:07 WIB

Binus Business School Pertahankan Posisi 1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Rabu, 23 September 2026 - 18:14 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Hari Tani Nasional 24 September

Rabu, 23 September 2026 - 13:43 WIB

PAM Jaya Bawa Prestasi Pengelolaan Air Bersih Ke Forum Internasional PBB di New York

Senin, 21 September 2026 - 06:07 WIB

PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi, Cek Beberapa Lokasinya

Berita Terbaru