Bangun Gedung Ponpes Al-Khoziny dengan APBN, Komisi VIII: Bukti Perhatian Presiden terhadap Pesantren

Bangun Gedung Ponpes Al-Khoziny dengan APBN, Komisi VIII: Bukti Perhatian Presiden terhadap Pesantren

- Author

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq. (Foto : Ist)

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq, menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah yang berencana membangun kembali gedung Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang sebelumnya ambruk, dengan menggunakan anggaran dari APBN.

Menurut Maman, keputusan tersebut menunjukkan kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap dunia pesantren dan para santri. Selama ini, pesantren banyak yang berjuang sendiri tanpa bantuan dari pemerintah.

“Saya mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap pesantren. Penggunaan dana APBN untuk membangun kembali Ponpes Al-Khoziny adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi dan memajukan lembaga pendidikan keagamaan,” ujar Maman, Selasa (11/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Maman menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa serta memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Anggaran Makan Siang Gratis Ditetapkan Jadi 10ribu Per Porsi, Istana : Sudah Diuji Cobakan Hampir Setahun

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga benteng moral bangsa. Dukungan pemerintah terhadap pesantren seperti Al-Khoziny akan memperkuat kontribusi pesantren dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan cinta tanah air,” paparnya.

Maman juga berharap pembangunan kembali gedung Ponpes Al-Khoziny dapat dilakukan secara transparan, berkualitas, dan tepat waktu agar dapat segera kembali berfungsi.

“Komisi VIII DPR RI tentu akan terus mengawal program-program yang berpihak pada pesantren, termasuk dalam hal rehabilitasi dan pembangunan sarana pendidikan keagamaan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) siap digunakan dalam pembangunan ulang gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang sempat ambruk. Purbaya mengaku sudah berdiskusi tentang hal itu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.**

Berita Terkait

Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk
Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:14 WIB

Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Berita Terbaru

Lifestyle

Cara Mengembangkan Personal Branding Anda di Medsos Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:03 WIB

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Tabayyun yang Hilang dalam Transaksi Online

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:23 WIB