RTRW Tangsel 2025–2045 Disempurnakan: Prioritas Pembangunan Jelas

RTRW Tangsel 2025–2045 Disempurnakan: Prioritas Pembangunan Jelas

- Author

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Wilayah Administratif Tangerang Selatan

Peta Wilayah Administratif Tangerang Selatan

JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menetapkan pembagian zona yang lebih ketat dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2045.

Kebijakan ini menjadi pedoman baru bagi seluruh kegiatan pembangunan agar pertumbuhan kota tetap terkendali dan seimbang.

Kepala DCKTR Kota Tangsel, Ade Suprizal, mengatakan RTRW merupakan arah besar pembangunan yang akan menjadi dasar semua perizinan di wilayah Tangsel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RTRW bukan izin pembangunan, tapi landasan dari proses perizinan. Sebelum izin keluar, harus dilihat dulu apakah pemanfaatan ruangnya sesuai peruntukan atau tidak,” ujar Ade, Senin (27/10/2025).

Penataan ruang yang baru ini membagi wilayah Tangsel ke dalam beberapa zona, antara lain zona permukiman, perdagangan dan jasa, perkantoran, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Masing-masing zona memiliki aturan dan batasan tersendiri yang wajib dipatuhi oleh pengembang maupun instansi teknis.

 

Pejabat DCKTR Tangsel, Yulia, menjelaskan bahwa aturan teknis seperti lebar jalan (ROW), luas kavling, dan pemenuhan kewajiban RTH akan diatur lebih rinci melalui Perda Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman.

“Untuk zona perumahan, teknisnya akan diatur Dinas Perumahan. DCKTR hanya menentukan zonanya—apakah kawasan tersebut boleh digunakan untuk hunian atau tidak,” katanya.

Untuk wilayah yang termasuk zona rawan banjir, DCKTR menetapkan penyesuaian aturan guna menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga :  Dinilai Berkontribusi Pada Pajak Bumi, Anggaran Kelurahan Ciputat Naik Jadi Rp 2,7 Miliar

“Kalau kawasan itu masuk zona banjir, Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dikurangi 5 persen dan Koefisien Dasar Hijau (KDH) ditambah 5 persen. Misalnya kewajiban RTH semula 12,5 persen, maka di kawasan banjir menjadi 17,5 persen,” jelasnya.

Aturan ini, lanjut Yulia, akan diterapkan dalam proses pengesahan site plan pembangunan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan seperti genangan atau menurunnya daya serap tanah.

Selain itu, untuk zona perdagangan dan jasa, DCKTR juga mewajibkan adanya Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

“Setiap pengembangan kawasan komersial harus disertai kajian Andalalin supaya tidak menimbulkan kemacetan baru,” ujarnya.

RTRW baru ini juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan zona perlindungan setempat.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan hunian atau bisnis.

“RTH tidak selalu harus berupa taman besar. Bisa juga dalam bentuk vertical garden, roof garden, atau jalur hijau di wilayah perkotaan,” kata Yulia.

Melalui penerapan RTRW 2025–2045, Pemkot Tangsel menargetkan tata ruang kota yang lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kota Tangsel. (*)

Berita Terkait

DPD Partai Gerakan Rakyat Tangsel Gelar Konsolidasi, Siapkan Penyerahan Berkas SKT ke Kemenkum
Gus Kautsar Tekankan Pentingnya Menjaga Lisan di Milad Majelis Silaturahim ke-19
Pemkot Gandeng 94 SMP Swasta Akomodir 5.000 Siswa Tak Lolos SPMB Tangsel 2026
Eks Pengacara Dukun Laporkan Tiyo Ardianto Ke Polres Metro Tangerang Selatan
Dewan Nasdem Tangsel Tekankan Sportivitas di Pembukaan Turnamen Rawalele Cup III
PT IKPP Tangerang Resmikan PLTS TPST 3R di Batan Indah
Media Jejak Narasi Salurkan Hewan Kurban di Wilayah Ciputat
IKPP Tangerang Mill Salurkan 25 Hewan Kurban Jelang Iduladha di Serpong Utara
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DPD Partai Gerakan Rakyat Tangsel Gelar Konsolidasi, Siapkan Penyerahan Berkas SKT ke Kemenkum

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:34 WIB

Gus Kautsar Tekankan Pentingnya Menjaga Lisan di Milad Majelis Silaturahim ke-19

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:45 WIB

Pemkot Gandeng 94 SMP Swasta Akomodir 5.000 Siswa Tak Lolos SPMB Tangsel 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:46 WIB

Eks Pengacara Dukun Laporkan Tiyo Ardianto Ke Polres Metro Tangerang Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25 WIB

Dewan Nasdem Tangsel Tekankan Sportivitas di Pembukaan Turnamen Rawalele Cup III

Berita Terbaru

Opini

Rumah Tangga Harmonis Bukan Hanya Soal Cinta

Jumat, 31 Jul 2026 - 13:41 WIB