Bupati Subandi Hadiri Gerakan Cegah Stunting Fatayat NU

Bupati Subandi Hadiri Gerakan Cegah Stunting Fatayat NU

- Author

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak seluruh kader Fatayat NU dari ranting hingga cabang se-Kabupaten Sidoarjo untuk bersinergi dalam mencegah stunting.

Ajakan ini disampaikan Subandi saat hadir dikegiatan “Gerakan Cegah Stunting bagi Fatayat”, di Delta Graha Sekretariat Kabupaten Sidoarjo, Kamis (11/9/2025).

Menurut Subandi, keberadaan Fatayat NU sangat strategis karena menjadi bagian penting dalam membina keluarga. Fatayat disebutnya sebagai pondasi keluarga yang berperan langsung dalam menjaga ketahanan rumah tangga. khususnya dalam hal pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta pemenuhan gizi keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fatayat NU adalah pondasi keluarga. Dari rahim keluarga yang sehat, akan lahir generasi yang sehat pula. Karena itu saya mengajak seluruh kader Fatayat NU di Sidoarjo untuk ikut serta memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Khususnya ibu-ibu, agar sadar pentingnya gizi, pola asuh, dan kesehatan anak. Dengan kebersamaan ini, angka stunting di Sidoarjo bisa terus ditekan,” tegasnya.

Subandi menambahkan, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menunjukkan bahwa prevalensi stunting berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di tahun 2022 mencapai 16,1 persen, dan berhasil diturunkan menjadi 8,4 persen pada tahun 2023.

Pemkab menargetkan di tahun 2025 prevalensi stunting bisa ditekan hingga di bawah 10 persen, sesuai target nasional.

“Target ini tidak akan tercapai tanpa gotong royong. Peran Fatayat NU yang dekat dengan keluarga dan masyarakat adalah kunci. Bersama PKK, kader posyandu, dan tenaga kesehatan, Fatayat NU bisa menjadi motor penggerak pencegahan stunting di setiap desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Terima WTP Ke-12 Kali Secara Berturut-turut, Bupati Sidoarjo : Bukti Komitmen Pengelolaan APBD

Dengan sinergi antara Pemkab Sidoarjo dan Fatayat NU, Ia optimistis angka stunting dapat terus ditekan. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama pencegahan stunting ada pada keluarga yang sehat dan kuat.

“Jika Fatayat NU menjadi pondasi keluarga yang kokoh, InsyaAllah Sidoarjo akan melahirkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” katanya.

Ketua TP PKK Sidoaro Paparkan Pentingnya HPK

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, juga hadir dan memberikan paparan mengenai pentingnya menjaga nutrisi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menyebut masa ini sebagai periode emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Seribu hari pertama kehidupan tidak boleh terlewatkan. Ibu hamil, bayi, dan balita harus mendapatkan asupan gizi seimbang, perhatian, dan pola asuh yang tepat. Jika pondasi keluarga kuat, maka generasi yang lahir akan menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing,” ujarnya.

Sriatun juga menambahkan selain Fatayat NU juga harus bersama melaksanakan sosialisasi terhadap program edukasi gizi seimbang hingga pemanfaatan pada lahan rumah untuk sumber pangan bergizi di wilayahnya.

“Langkah ini akan sejalan dengan peran Fatayat NU sebagai penguat keluarga dan penggerak masyarakat,” pungkasya. (/tom)

Berita Terkait

Dukung Waste To Energy, Bupati Sidoarjo Tanda Tangan PKS Bersama Gubernur Jatim
Dukung dan Sukseskan Harlah NU ke 100, Pemkab Malang Dirikan Dapur Umum untuk Jamaah
Tommy Kurniawan Minta Polres Malang Tindak Penggunaan Plat DPR Palsu
Bupati Subandi Anugerahi Wajib Pajak Panutan Sidoarjo, Tekankan Pajak sebagai Sumber Utama PAD
Serahkan Bantuan Ke Ponpes Al Khoziny, Bupati Subandi: Bentuk Kepedulian Para ASN Sidoarjo
Sidoarjo Culture In Harmony: Merajut Tradisi Menggerakan Ekonomi Kreatif
Sigap, BPBD dan TNI/Polri Bersihkan Material Longsor di Ngantang Kota Batu
Lagi Ponpes Ambruk Satu Santriwati Wafat, Waketum PBNU Minta Pemerintah Bantu
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:10 WIB

Dukung Waste To Energy, Bupati Sidoarjo Tanda Tangan PKS Bersama Gubernur Jatim

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dukung dan Sukseskan Harlah NU ke 100, Pemkab Malang Dirikan Dapur Umum untuk Jamaah

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:57 WIB

Tommy Kurniawan Minta Polres Malang Tindak Penggunaan Plat DPR Palsu

Kamis, 27 November 2025 - 21:30 WIB

Bupati Subandi Anugerahi Wajib Pajak Panutan Sidoarjo, Tekankan Pajak sebagai Sumber Utama PAD

Minggu, 23 November 2025 - 10:45 WIB

Serahkan Bantuan Ke Ponpes Al Khoziny, Bupati Subandi: Bentuk Kepedulian Para ASN Sidoarjo

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB