PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surya Utama (Uya Kuya) dan Eko Hendro Purnomo (Eko  Patrio ) dinonaktifkan sebagai Anggota DPR Fraksi PAN.(foto : Ist)

Surya Utama (Uya Kuya) dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio ) dinonaktifkan sebagai Anggota DPR Fraksi PAN.(foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya mengikuti jejak NasDem, dengan memberhentikan dua kadernya di DPR. Mereka yang dinonaktifkan adalah Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya).

Mereka diputuskan tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI Fraksi PAN terhitung mulai Senin 1 September 2025.

Keputusan tersebut disampaikan melalui siaran pers PAN yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, pada Minggu (31/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, untuk alasan pemberhentian kedua legislator tersebut, PAN menyebut hal itu dilakukan untuk menjaga kehormatan.

Selain itu juga, untuk menerapkan disiplin dan menjaga integritas wakil rakyat yang berasal dari PAN dalam menjalankan tugas-tugas konstitusi di DPR RI.

Baca Juga :  Soroti Tantangan Petani, Legislator Firman Soebagyo Desak Penguatan Dukungan Pemerintah

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” kata Viva Yoga dalam keterangan video, Minggu (31/8/2025).

Viva juga meminta masyarakat bersikap tenang menghadapi gejolak sosial politik selama beberapa hari terakhir.

Selain itu, ia meminta masyarakat percaya, pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto mampu menyelesaikan polemik.

“Mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan inl, secara tepat, cepat dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan indonesia,” pungkasnya. **

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB