IDN Pictures Rilis Trailer Film Horor “Perempuan Pembawa Sial “ Kisah Perempuan Menanggung Kutukan Bahu Laweyan

IDN Pictures Rilis Trailer Film Horor “Perempuan Pembawa Sial “ Kisah Perempuan Menanggung Kutukan Bahu Laweyan

- Author

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 produser Susanti Dewi, Produser Eksekutif Winston Utomo dan Sutradara Fajar Nugros, serta penulis skenario Husein Atmojo dan para pemeran Film Perempuan Pembawa Sial saat foto bersama usai rilis trailer dan poster di Plaza Senayan XXI Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2025). (Foto : Ist/Jejaknarasi.id)

produser Susanti Dewi, Produser Eksekutif Winston Utomo dan Sutradara Fajar Nugros, serta penulis skenario Husein Atmojo dan para pemeran Film Perempuan Pembawa Sial saat foto bersama usai rilis trailer dan poster di Plaza Senayan XXI Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2025). (Foto : Ist/Jejaknarasi.id)

JEJAKNARASI.ID JAKARTA – IDN Pictures resmi merilis trailer dan poster film terbarunya yang berjudul “Perempuan Pembawa Sial”. Launching trailer tersebut berlangsung di Plaza Senayan XXI Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh sang produser Susanti Dewi, Produser Eksekutif Winston Utomo dan Sutradara Fajar Nugros, serta penulis skenario Husein Atmojo. Selain itu, terlihat pula para pemain film “Perempuan Pembawa Sial”.

Diantaranya, Raihaanun Pemeran Mirah, Clara Bernadeth Pemeran Puti, Rukman Rosadi Pemeran Sunyoto dan Aurra Kharisma Pemeran Lasmi / Laweyan. Kemudian ada juga Didik Nini Thowok  yang berperan Mbah Warso, Banyu Bening yang memerankan Aryo dan terakhir Benidictus Siregar yang berperan Yanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Sutradara Fajar Nugros menyampaikan kesannya kembali membuat fil horor, setelah sebelumnya pada 2022 silam membuat film horor berjudul Inang.

“Ketika membuat Perempuan Pembawa Sial, saya ingin membentuk pengalaman menonton yang mencekam sekaligus membawa budaya tradisional Indonesia kepada penonton modern. Indonesia memiliki banyak sekali mitos dan cerita rakyat yang unik dan patut untuk diperkenalkan ke masyarakat modern, saya harap Perempuan Pembawa Sial dapat memberikan pengalaman menonton yang tidak hanya mencekam, namun otentik dan Indonesia sekali.” ungkapnya 

Sementara itu, sang eksekutif produser, Winston Utomo menambahkan bahwa Perempuan Pembawa Sial menghadirkan horor yang berbeda karena berakar dari budaya Indonesia.

 “Bahu Laweyan adalah mitos yang unik, jarang sekali terdengar, tetapi menyimpan filosofi yang dalam. Kami ingin memperlihatkan bagaimana budaya ini bisa menjadi sarana untuk menghadirkan horor yang otentik sekaligus relevan bagi penonton masa kini.”ucapnya.

Baca Juga :  Dianggap Menguntungkan Sejumlah Pihak dan Merusak Lingkungan BEM Banten Tolak Keras Proyek Strategis Nasional di PIK 2

Di tempat yang sama, pemeran utama Raihaanun mengungkapkan tantangan saat memerankan Mirah yang penuh penderitaan dan stigma. Ia menyebut Mirah adalah sosok perempuan yang berjuang melawan cap buruk dari masyarakat, sesuatu yang terasa sangat dekat dengan kenyataan.

“Membawakan peran ini membuat saya belajar memahami bagaimana perempuan sering kali menjadi korban dari label yang tidak adil.” tukasnya,

Sebagai informasi, Film “Perempuan Pembawa Sial” mengisahkan seorang perempuan bernama Mirah  (Raihaanun) yang harus menanggung kutukan Bahu Laweyan. Kehidupannya dihantui oleh masa lalu, ia dianggap membawa sial oleh masyarakat sekitarnya. 

Bahkan, suaminya dibunuh dengan tragis setelah menyaksikan penampakan menyeramkan: delman dengan kusir tanpa kepala dan kain laweyan yang menari di kegelapan malam. 

Melalui narasi menegangkan tersebut, film ini tak hanya menghadirkan horor mencekam, namun juga menggali kearifan lokal dan mitos Indonesia yang jarang diangkat di layar lebar. Serta menjadi catatan sosial yang tajam yang dibungkus dalam kengerian mitos kuno bahu laweyan.

Film  Perempuan Pembawa Sial ini menjanjikan pengalaman menonton yang berbeda, sebuah perjalanan menembus batas ketakutan dan prasangka. Kemudian apakah kutukan Bahu Laweyan hanya sekadar cerita rakyat? Atau justru ia sedang menunggu untuk kembali menelan korban berikutnya?

Rencananya film Perempuan Pembawa Sial, akan  tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai 18 September 2025. Bagi pecinta film indonesia khususnya yang bergenre horor bisa dapat menyaksikan langsung film tersebut.**

Berita Terkait

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria 21 Tahun Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan
Warga Tangsel Diminta Waspada Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terdeteksi
MBG Menuju Indonesia Cerah: Pemuda Kawal Kebijakan Pemerintah Demi Masa Depan Bangsa
Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Baru Untuk Berolahraga Warga Tangsel
Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik
Nutrifood Physical Education Teacher 2026: Transformasi Pembelajaran PJOK di Tangerang Raya
Pagelaran Seni Akbar Tahun 2026 Santri Pondok Pesantren Daar El-Huda Berlangsung Meriah
Gubernur Banten Apresiasi Siswa SMKN 1 Kota Tangerang yang Raih Medali Emas di Ajang Internasional
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:02 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria 21 Tahun Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:58 WIB

Warga Tangsel Diminta Waspada Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terdeteksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:04 WIB

MBG Menuju Indonesia Cerah: Pemuda Kawal Kebijakan Pemerintah Demi Masa Depan Bangsa

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:17 WIB

Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik

Senin, 11 Mei 2026 - 11:21 WIB

Nutrifood Physical Education Teacher 2026: Transformasi Pembelajaran PJOK di Tangerang Raya

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Diskon Besar Tetapi Kesadaran Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:20 WIB