Tingkatkan Pengelolaan Sampah, Wali Kota Jakpus Lepas 60 Orang BPS RW ke TPA Bantargebang

Tingkatkan Pengelolaan Sampah, Wali Kota Jakpus Lepas 60 Orang BPS RW ke TPA Bantargebang

- Author

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA- Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin melepas keberangkatan 60 peserta Badan Pengelola Sampah (BPS) RW ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para peserta dari pengelola sampah RW. Seperti, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), melihat pabrik Refuse Derived Fuel (RDF) dan pengolahan kompos bersekala besar.

“Ini merupakan terobosan yang bagus, saya juga mengapresiasi, dan mendukung apa yang dilakukan oleh Kasudin Lingkungan Hidup untuk mengajak pengurus RW, BPS RW secara bertahap melihat bagaimana Jakarta selama ini mengelola sampahnya di Bantargebang,” kata Arifin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, isu lingkungan bukan hanya urusan Jakarta tetapi dunia termasuk dalam hal ini perubahan iklim yang dipengaruhi oleh banyaknya sampah-sampah kurang ditangani.

Arfin berharap para peserta yang hadir dapat mengambil ilmu yang diterapkan di TPA Bantargebang dan bagaimana pengelolaan bank sampah bisa berjalan dengan baik.

“Yang sampah organiknya dibawa oleh Dinas Lingkungan Hidup ke Bantargebang dan sampah non organik yang bisa didaur ulang itu diiambil oleh bank sampah sehingga bermanfaat, ada keuangan yang masuk menjadi kas RW,” kata Arifin Senin (16/6/2025).

Baca Juga :  GOR Kemayoran Ambruk, Ketua PWI Jakpus Desak Pemerintah Usut Kontraktor dan Pengawas

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Kota Administrasi Jakarta Pusat Slamet Riyadi menjelaskan, ini merupakan rangkaian pelaksanaan dari Pergub Nomor 77 tentang Pengelolaan Sampah di Lingkup RW.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tempat pemrosesan akhir, agar menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah,” ujarnya.

Hari ini, lanjut Slamet, melepas 60 peserta dari Kecamatan Gambir. Kegiatan akan berjenjang yang nantinya juga diikuti kecamatan lain yang ada di wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah peserta yang sama.

“Harapan kami bahwa mereka dapat mengetahui jumlah sampah yang sudah di kumpulkan bertahan tahun di Bantargebang. Nanti di sana juga akan ada aktivitas seperti, melihat pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), pabrik Refuse Derived Fuel (RDF) serta pengolahan kompos bersekala besar,” tandasnya.**

 

Berita Terkait

Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih
Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Gubernur Pramono Gratiskan Biaya Pendidikan di 103 Sekolah Swasta
Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025
Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman
Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik
Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel
Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB

Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih

Minggu, 26 April 2026 - 13:46 WIB

Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Gubernur Pramono Gratiskan Biaya Pendidikan di 103 Sekolah Swasta

Rabu, 8 April 2026 - 13:42 WIB

Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB