Pengamat Politik Ini Sebut KPK Tak Akan Berani Usut Dugaan Kasus Korupsi Keluarga Jokowi 

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Foto: Humas Kepresidenan)

Mantan Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Foto: Humas Kepresidenan)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi dianggap tidak memiliki keberanian dalam mengusut kasus dugaan korupsi mantan Presiden RI, Joko Widodo(Jokowi) berserta keluargaya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pengamat politik Hari Purwanto, usai merespon pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto yang malah meminta Sekjen PDI Perjuangan yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap dan upaya perintangan penyidikan terkait buronan Harun Masiku, Hasto Kristianto untuk melaporan dugaan korupsi Jokowi dan keluarganya.

Padahal, beberapa waktu yang lalu sudah banyak dari masyarakat yang melaporkan kasus dugaan korupsi Jokowi dan keluarga ke KPK.

“KPK memang tidak punya keberanian untuk periksa Jokowi dan Keluarga.” Ucap Hari, dikutip dari RMOL.id, Minggu (23/02/2025).

Hari menilai, sudah menjadi rahasia umum yang memiliki peran mengkanalisasi KPK yaitu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Jokowi dan saat ini pun menjadi bagian dari kabinet Prabowo – Gibran.

“Bahkan ada info kasak-kusuk jika kasus yang mengarah ke Jokowi dan keluarga diamankan.” Ujarnya. (/JS)

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB