Wamenag Kunjungi Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Kiai Maman Usul Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag

Wamenag Kunjungi Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Kiai Maman Usul Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag

- Author

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama RI, Dr. Romo H.R. Muhammad Syafii (tengah) didampingi Kiai Maman (kiri) saat berkunjung ke Ponpes Al Mizan Jatiwangi Majalengka. (Foto : Ist)

Wakil Menteri Agama RI, Dr. Romo H.R. Muhammad Syafii (tengah) didampingi Kiai Maman (kiri) saat berkunjung ke Ponpes Al Mizan Jatiwangi Majalengka. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.MAJALENGKA – Wakil Menteri Agama RI, Dr. Romo H.R. Muhammad Syafii, Sabtu (22/2) siang, menyambangi Ponpes Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka. Kunjungan itu dimaksudkan untuk bersilaturahmi bersama ratusan ulama dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, beberapa tokoh ulama dari Majalengka, Sumedang, Subang, Cirebon, dan Bandung. Di antaranya Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. KH Maman Imanulhaq, MM, Mudir Jatman NU, KH Abdul Rasyid, Anggota DPRD Majalengka, KH. DR. Juhana Zulfan, dan Ade Duryawan.

Turut hadir Ketua Fatayat Kabupaten Majalengka, Ibu Nyai Hj Upik Rofiqoh, Ketua Yayasan Al Mizan Asep Zaenal Aripin, serta Komunitas Odesa Bandung yang dipimpin oleh Faiz Mansur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kiai Maman menekankan pentingnya penguatan kelembagaan yang mengatur eksistensi pesantren, salah satu kebijakan yang diperlukan yakni pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. 

Menurut Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, pesantren memiliki peran sentral dalam pendidikan keagamaan dan pembangunan karakter bangsa, sehingga diperlukan perhatian lebih dari pemerintah dalam bentuk kelembagaan yang khusus menangani pesantren.

“Pesantren adalah institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia yang telah terbukti berkontribusi besar dalam mencetak generasi Muslim yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing. Oleh karena itu, sudah saatnya Kementerian Agama memiliki Direktorat Jenderal yang fokus pada pengembangan pesantren,” ujar Kiai Maman.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji, Kemenag Gandeng Lion Air

Ia mengatakan, dengan adanya Direktorat Jenderal Pesantren, berbagai program pembinaan dan pemberdayaan pesantren dapat lebih terkoordinasi dan terarah. Selain itu, kebijakan terkait pesantren juga bisa lebih komprehensif dalam menjawab tantangan zaman, termasuk dalam menghadapi era digital dan globalisasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI, Dr. Romo H.R. Muhammad Syafii, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pesantren. Menurutnya, sinergi antara ulama, pesantren, dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun sistem pendidikan Islam yang lebih baik.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa. Pemerintah selalu mendukung berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan kesejahteraan pesantren,” kata Romo Syafii.

Dalam kesempatan ini, para ulama dan tokoh masyarakat juga mendiskusikan berbagai tantangan pesantren ke depan, termasuk perlunya kebijakan yang lebih berpihak kepada pesantren dalam aspek pendanaan, infrastruktur, dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan zaman.

Acara ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta keberlanjutan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Harapannya, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pesantren sebagai pilar pendidikan Islam di Indonesia.

 

Berita Terkait

Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik
Pengadaan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel 2024 Masih Jadi PR LHP BPK 2025, Tindak Lanjut dan Akuntabilitas Pemkot Dipertanyakan
Pembiaran Infrastruktur di Indramayu: Jembatan Karang Asem Nyaris Ambruk, Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata
JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas
Polres Indramayu Imbau Warga Tenang Usai Insiden Sindang, Jangan Sebar Hoaks
Binus Business School Pertahankan Posisi 1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027
Begini Kronologi Dugaan Keracunan Masal Menu MBG Siswa SMAN 1 Sampang
Sidak Ombusman di Lapas Cibinong, Ungkap Fasilitas Mewah dan Miras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:40 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik

Sabtu, 26 September 2026 - 22:50 WIB

Pengadaan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel 2024 Masih Jadi PR LHP BPK 2025, Tindak Lanjut dan Akuntabilitas Pemkot Dipertanyakan

Sabtu, 26 September 2026 - 19:53 WIB

Pembiaran Infrastruktur di Indramayu: Jembatan Karang Asem Nyaris Ambruk, Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata

Jumat, 25 September 2026 - 11:32 WIB

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Polres Indramayu Imbau Warga Tenang Usai Insiden Sindang, Jangan Sebar Hoaks

Berita Terbaru