ICW Desak Kejagung Jelaskan Secara Detail Pasal Apa yang Dilanggar Tom Lembong Dalam Kasus Impor Gula

- Redaksi

Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Penetapan Tom Lembong sebagai tersangka seperti terlihat bias, karena kurang mendetailnya penjelasan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait pasal apa yang menyebabkan Tom Lembong langsung di tetapkan sebagai tersangka.

Peneliti Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW), Dicky Anandya menjelaskan, seharusnya Kejagung bukan hanya menjelaskan konteks perkara korupsi impor gula secara umum, tetapi harus secara menyeluruh terkait keterpenuhan unsur pasal dalam Undang-undang tindak pidana korupsi (Tipikor) yang di langgar.

“Seperti diketahui, Tom Lembong disangkakan dengan pasal 2 dan 3 atau korupsi dengan kategori kerugian keuangan negara. Disini penting bagi Kejagung untuk mengurai dan menyebabkan unsur pasal dengan kesalahan yang ditersangkakan.” Ucap Dicky dalam pernyataannya, Rabu (30/10/2024).

ICW menekankan bahwa, sebenarnya ada dua hal yang perlu dipahami dari kasus korupsi dengan kategori kerugian keuangan negara.

Diky menyebut kategori itu biasanya dapat diketahui bahwa setiap perbuatan melawan hukum harus diikuti dengan niat jahat.

Dia juga mengatakan tidak semua kerugian negara dikategorikan sebagai kejahatan korupsi.

“Ini penting disampaikan agar langkah aparat penegak hukum tidak menstigma negatif atau dianggap politisasi hukum oleh masyarakat,” ujar Diky. (/JS)

Berita Terkait

Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Narkotika Berkedok Toko Kosmetk dan Plastik
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
KPK Angkat Bicara Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut, Begini Penjelasannya
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:44 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Narkotika Berkedok Toko Kosmetk dan Plastik

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 09:39 WIB

KPK Angkat Bicara Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut, Begini Penjelasannya

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Berita Terbaru