Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana

Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana

- Author

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana sejak dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) di Kelurahan Jurumudi Baru, Kota Tangerang, Senin (06/07/2026).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah atau BPBD, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Bencana tidak pernah bisa kita prediksi. Tapi kesiapsiagaan harus selalu kita siapkan. Kesiapsiagaan inilah yang menentukan cepat atau lambatnya kita menyelamatkan diri dan lingkungan,” tegas Sachrudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana bertujuan membangun masyarakat yang lebih mandiri, sigap, dan memahami langkah mitigasi secara tepat, sehingga mampu meminimalkan risiko saat bencana terjadi.

Menurutnya, wilayah Jurumudi Baru yang berada di kawasan padat penduduk dan mobilitas tinggi membutuhkan penguatan koordinasi dan solidaritas warga sebagai benteng pertama keselamatan.

Baca Juga :  Perkuat Kelola Data SR, Kemensos Gelar Pelatihan Dapodik dan LCMS

“Tidak ada yang lebih kuat dari gotong royong. Ketika warga paham risiko dan tahu harus berbuat apa, maka dampak bencana bisa ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

Sachrudin, juga meminta jajaran lurah hingga camat untuk lebih aktif turun ke lapangan, mendengar kebutuhan warga, serta memastikan sarana dan prasarana lingkungan tetap dalam kondisi baik dan aman.

Ia turut menekankan pentingnya penguatan posko kedaruratan di tingkat RW agar benar-benar aktif, terlatih, dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan.

“Posko RW harus senantiasa aktif, bukan hanya nama. Di situlah awal respons cepat kita terhadap keadaan darurat. Dengan kesiapsiagaan yang baik di tingkat lingkungan, diharapkan penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (Wil/Js)

Berita Terkait

Perpusda Tangerang Hadirkan Ruang Edukasi dan Literasi, Fasilitasi Minat Baca Warga
DPAD Kota Tangerang Canangkan Literasi Kreatif Melalui Pelatihan Decoupage Berbasis Praktik
Respons Cepat, BPBD Kota Tangerang Bantu Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin
Tak Lolos SPMB SMPN 2026 Kota Tangerang? Tenang, Ada 79 SMP/MTs Swasta GRATIS Menanti!
BPBD Kota Tangerang Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran di TPA Jatiwaringin
Wakil Wali Kota Tangerang Apresiasi Peran dan Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Pemkot Tangerang Gelar Safari Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana
DP3AP2KB Kota Tangerang Bekali 104 Kader PPKBD Kuasai Pendataan Berbasis SIGA
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:56 WIB

Perpusda Tangerang Hadirkan Ruang Edukasi dan Literasi, Fasilitasi Minat Baca Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:56 WIB

Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:24 WIB

DPAD Kota Tangerang Canangkan Literasi Kreatif Melalui Pelatihan Decoupage Berbasis Praktik

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:48 WIB

Respons Cepat, BPBD Kota Tangerang Bantu Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:17 WIB

Tak Lolos SPMB SMPN 2026 Kota Tangerang? Tenang, Ada 79 SMP/MTs Swasta GRATIS Menanti!

Berita Terbaru

Opini

Hukum Tidak Dapat Menggantikan Akhlak

Rabu, 8 Jul 2026 - 12:02 WIB