Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP

Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP

- Author

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akhirnya menjelaskan alasan Indonesia bergabung Board Of Peace (BOP) bentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Disebutkan,jika Indonesia bersama  negara negara yang mayoritas berpenduduk muslim bergabung di BOP bertujuan untuk mendukung kemerdekaan negara Palestina.

Hal tersebut, disampaikan Prabowo saat melakukan diskusi dengan sejumlah pakar dan jurnalis senior di Hambalang Bogor Jawa Barat, yang disiarkan dalam sebuah tayangan video yang beredar pada Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tayangan itu, Prabowo menceritakan awal keterlibatan Indonesia dalam pembentukan BOP.

Jenderal bintang empat itu menjelaskan, hal itu bermula ketika diri menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada 23 September tahun lalu.

Saat berpidato, ia menegaskan jika Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).

Usai berpidato, beberapa jam kemudian, Prabowo bersama tujuh pemimpin negara muslim yang tergabung dalam Group Of Weight.

Seperti, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania,Turki, Pakistan, Qatar dan Mesir diundang Presiden AS Donald Trump.

Dalam pertemuan tersebut, Donald Trump meminta negara-negara itu mendukung 21 point plan. Yaitu proposal untuk menciptakan perdamaian berkelanjutan di Gaza.

Prabowo mengatakan rincian poin-poin tersebut dibacakan satu persatu oleh utusan khusus AS Steve Witkoff.

Kemudian, Prabowo mendengarkan proposal tersebut, dan ia merasa tertarik pada poin ke 19 dan 20, yang menjelaskan bahwa Palestina akan diberikan jalan untuk menjadi bangsa yang mandiri dan menentukan masa depan.

Selain itu, kata Prabowo, Amerika Serikat akan memfasilitasi Israel dan Palestina agar dapat hidup  berdampingan secara damai.

Menurut Prabowo, isi proposal tersebut sejalan dengan pandangan Indonesia terhadap isu Palestina, bahwa perdamaian jangka panjang dapat dicapai melalui solusi dua negara.

“Jadi kita lihat di poin 19 dan 20 ada peluang untuk kemerdekaan Palestina, walaupun kita tahu ini sedikit. Akhirnya kami berdelapan (Pemimpin Negara Muslim) diskusi kita dukung atau tidak. Akhirnya dalam lobi-lobi kita bilang, kita dukung,” ucap Prabowo.

Baca Juga :  Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Bencana, IPR Sebut Akhiri Era Kebal Hukum ‘Perusak Lingkungan’

Selanjutnya, para pemimpin itu menunjuk Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani untuk menjadi juru bicara.

Untuk menyampaikan kepada presiden Amerika Serikat Donald Trump, jika negara itu mendukung poin rencana tersebut.

“We like your plan. But the problem is not us. The problem is prime minister Netanyahu of Israel,” ujar Prabowo saat itu.

Beberapa saat usai pertemuan, muncul sebuah gagasan mengenai pembentukan BoP yang sudah diadopsi di dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Selanjutnya, kedelapapemimpin negara muslim kembali berunding untuk mengambil keputusan apakah perlu ikut di dalamnya atau tidak.

Dari hasil perundingan tadi, mereka menilai jika bergabung dengan BoP akan memberikan ruang yang lebih besar. Guna mempengaruhi arah kebijakan agar berpihak pada kepentingan palestina.

Prabowo menilai, hal ini jauh lebih realistis dan konkret dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina daripada tidak memilih untuk tidak bergabung dengan BoP.

“Kalau kita di dalam, mungkin kita bisa mempengaruhi dan membantu rakyat Palestina dan kalau di luar kita tidak bisa (memperjuangkan), jadi akhirnya kita putuskan, kita masuk,” papar Prabowo.

Namun demikian, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, Indonesia tak akan segan angkat kaki dari BoP, jika hasil-hasil keputusannya tidak sejalan dengan kepentingan Indonesia atau Palestina.

Menurut Prabowo, Indonesia bisa saja keluar dari dewan tersebut tanpa perlu merundingkan terlebih dahulu dengan anggota Group Of Eight.

“Selama kita di dalam BoP bisa bantu perjuangan rakyat Palestina, kita akan berusaha. Begitu kita ambil.kesimpulan tidak ada harapan dan kontraproduktif, kita menilai kita habis waktu, habis energi, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia, kita keluar,” tegas Prabowo.

Prabowo berharap,Indonesia dan negara muslim lainnya dapat berkontribusi positif bagi perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Jadi saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu. Kita selalu membela kemerdekaan Palestina,” pungkas Prabowo.** 

Berita Terkait

Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026
Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto
ASEAN Eng dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan
Kemnaker Gelar InaSkills 2026, Siapkan Talenta Indonesia ke Level Dunia
Gaji PNS Bakal Disalurkan Melalui Koperasi Desa Merah Putih, Aman Nggak Sih?
KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:30 WIB

ASEAN Eng dan Masa Depan Ketenagakerjaan: Menguatkan Kompetensi, Produktivitas, dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kemnaker Gelar InaSkills 2026, Siapkan Talenta Indonesia ke Level Dunia

Berita Terbaru