Menu

Mode Gelap

Sports

Komisi X DPR Ingatkan John Herdman Usai Diumumkan Sebagai Pelatih Timnas

badge-check


					Pelatih Timnas John Herdman. (Foto : ist) Perbesar

Pelatih Timnas John Herdman. (Foto : ist)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – PSSI resmi menetapkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Penetapan tersebut diumumkan pada Sabtu (3/1/2026) di Jakarta.

Terpilihnya John Herdman mendapat respon dari komisi X DPR RI. Melalui ketuanya Hetifah Sjaifufian mengingatkan pelatih Timnas yang baru.

Ia menyebut, John Herdman melakukan program prioritas utama, yaitu regenerasi dan pembinaan pemain muda.

Selanjutnya, pemilihan pemain harus dilakukan secara objektif dan adil, baik kepada pemain lokal maupun diaspora yang bermain di luar negeri dengan parameter yang jelas dan transparan.

“Pelatih baru diharapkan mampu memaksimalkan potensi talenta muda Indonesia dan membangun kesinambungan timnas, bukan sekedar bergantung kepada pemain siap pakai,” ujar Hetifah dalam keterangannya di Jakarta Minggu (4/1/2026).

Hetifah juga meminta John Herdman untuk bersinergi dengan klub -klub lokal dan sistem kompetisi nasiona.

“Tanpa hubungan yang sehat antara Timnas, klub dan operator liga, prestasi jangka panjang akan sulit dicapai,” ungkapnya.

Terkait pencarian bakat, Hetifah mengingatkan, agar John Herdman melakukan pencarian bakat yang inklusif hingga ke daerah-daerah.

Agar sepak bola Indonesia tidak terpusat pada wilayah tertentu. Hingga benar-benar mencerminkan potensi Nasional.

Indonesia tidak terpusat pada wnayan tertentu, melainkan benar-benar mencerminkan potensi nasional.

“Komisi X juga mengingatkan bahwa agenda padat Timnas sepanjang 2026 mulai dari FIFA Match Day hingga Piala AFF, tidak boleh menjebak sepak bola Indonesia pada orientasi hasil instan semata. Evaluasi kinerja pelatih dan tim harus dilakukan secara objektif, berbasis proses, dan berorientasi pada penguatan ekosistem sepak bola nasional,” ujar politisi Golkar itu.

Komisi X DPR RI mendukung penuh langkah PSSI menghadirkan pelatih dengan reputasi global, sembari menegaskan pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan pembinaan, dan keberpihakan pada pengembangan talenta nasional.

“Sepakbola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan, ia membutuhkan sistem yang kuat, visi jangka panjang, dan komitmen bersama untuk maju secara konsisten,” pungkas Hetifah.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk Turnamen AFF dan Piala Asia U-19

4 Maret 2026 - 21:12 WIB

Aklimatisasi Berakhir, Tim Bulutangkis All England Indonesia Fokus Turnamen

1 Maret 2026 - 20:07 WIB

Ini Penyebab PSSI Kena Sanksi AFC Saat Uji Coba Timnas Indonesia U-17 Melawan Mali

27 Februari 2026 - 21:10 WIB

PSSI Seleksi 42 Pemain untuk AFF dan Piala Asia 2025 U-17, Berikut Daftarnya

27 Februari 2026 - 21:07 WIB

Trending di Sports