Soal Dugaan Penyalahgunaan BOS di SMK Al Anshor, Begini Tanggapan kepala KCD Tangerang

Soal Dugaan Penyalahgunaan BOS di SMK Al Anshor, Begini Tanggapan kepala KCD Tangerang

- Author

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala KCD Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ahmad Suheri (Foto: Istimewa)

Kepala KCD Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ahmad Suheri (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Merebaknya kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK Al-Anshor Cirarab, Legok, Kabupaten Tangerang. Mendapat tanggapan dari Kepala KCD Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ahmad Suheri.

Dia menyebut, jika pihaknya sampai dengan saat ini belum mendapatkan laporan terkait isu dugaan penyalahgunaan dana BOS tersebut.

“Tekait berita yang beredar, sampai dengan saat ini belum ada laporan langsung sampai ke saya,” ucap Ahmad Suheri kepada wartawan, Senin (06/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmad Suheri pun berjanji akan menyelidiki dan memanggil pihak berwenang jika laporan telah masuk kepadanya.

“Jika benar, kami akan selediki dan akan memanggil pihak berwenang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Salah satu mantan guru di SMK Al-Anshor mengatakan, adanya dugaan penyelewengan dana bos. Hal ini berdampak pada guru di SMK Al-Anshor belum mendapatkan honor mengajar, bahkan ada beberapa guru gajinya tertunggak hingga lebih dari 12 bulan.

Hal ini sangat ironis, sebab beberapa guru menyampaikan bahwa sudah 3 bulan terakhir Kepsek SMK tersebut tidak pernah datang ke Sekolah.

Baca Juga :  GP Ansor Apresiasi Pemkab Tangerang Terbitkan Surat Edaran Penutupan Tempat Hiburan di Bulan Ramadan

Saat redaksi mencoba mengkorfirmasi hal tersebut kepada Kepala SMK Al-Anshor, H Nursin melalui telepon, namun ternyata tidak ada jawaban karena ponselnya tidak aktif.

“Parah dah, berbulan-bulan honor tidak dikasih. Yang kuat masih bertahan, yang ga kuat ya berhenti mengajar, ” ujarnya.

Waka Kesiswaan Kiki saat dikonfirmasi mengakui kondisi keuangan sekolah memang sedang tidak baik.

Hal itu ditandai dengan tidak lancarnya pembayaran honor guru. Terlebih sepengetahuan para guru, dana BOS sekolah nampaknya sudah dilakukan pencairan oleh pihak yayasan.

“Yang jelas memang guru-guru sudah tidak lancar diberikan honor. Terlebih belum lama, para guru kembali menanyakan di grup, hingga akhirnya kondisi semakin pelik,” ujar Kiki, Senin (29/09/2025).

Kiki menambahkan, selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk biaya operasional setiap harinya, dilakukan secara mandiri oleh para guru yang masih aktif.

Sementara jumlah guru saat ini sudah berkurang jumlahnya, hanya tersisa beberapa tenaga pendidik.

“Akibat kesulitan keuangan, untuk pelaksanaan ujian juga pihak sekolah mengalami hambatan. Itu lantaran biaya untuk ujian semester belum didapat,” tandasnya.

Berita Terkait

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang
Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga
Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos
Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah
Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik
Pagelaran Seni Akbar Tahun 2026 Santri Pondok Pesantren Daar El-Huda Berlangsung Meriah
Dari Masjid untuk Umat: UPZ Al-Ikhlas Tangerang Tunjukkan Kekuatan Zakat Transparan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:48 WIB

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:14 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:24 WIB

Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00 WIB

Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah

Berita Terbaru

Opini

Mahasiswa Di Era AI: Belajar atau Bergantung?

Minggu, 21 Jun 2026 - 16:57 WIB

Opini

Cerai Muda dan Krisis Kesiapan Menikah di Era Digital

Sabtu, 20 Jun 2026 - 13:25 WIB