Banten Jadi Tuan Rumah Pertama “Safari Buku” JMSI 

Banten Jadi Tuan Rumah Pertama “Safari Buku” JMSI 

- Author

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, BANTEN –  Provinsi Banten menjadi tuan rumah pertama “safari buku” organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan penerbit Booknesia. Di sela kegiatan buka puasa bertama yang diselenggarakan JMSI Banten di Ardes Cafe, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat, 21 Maret 2025, Pengurus Pusat JMSI mensosialisasikan kerja sama JMSI dan Booknesia dalam hal penerbitan buku.

Kerjasama JMSI dan Booknesia itu ditandatangan pada tanggal 18 Februari lalu di Hall Dewan Pers. Dalam kerja sama itu, Booknesia yang merupakan anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) akan membantu manajemen penerbitan buku dari Pengurus Daerah JMSI. Asisenti manajemen penerbitan itu mulai dari editing, pracetak, sampai penerbitan, dan distribusi.

Ketua Bidang Luar Negeri JMSI Yophiandi Kurniawan mengutip tokoh pers Jacob Oetama dan Rosihan Anwar mengatakan, buku adalah mahkota wartawan. Dia mendorong wartawan, terutama yang bekerja di media massa anggota JMSI menerbitkan buku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, perkembangan dunia digital tidak menghapuskan arti penting buku. Justu, penerbitan buku semakin dibutuhkan untuk mengawal jurnalisme berkualitas dan berkelanjutan.

Adapun Ketua JMSI Banten Wahyu Hariyadi, mengatakan, tidak sedikit wartawan yang bekerja di perusahaan pers anggota  JMSI memiliki kecakapan dalam menulis buku, selain menulis berita.

Dia berharap potensi ini dapat dikembangkan melalui kemitraan JMSI dengan Booknesia.

Baca Juga :  Pemuda Berdampak Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Beberapa Kampung di Pandeglang

General Manager Booknesia, Yayat R. Cipasang, daam penjelasannya menguraikan potensi penerbitan buku dari daerah yang dapat dilakukan Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang JMSI.

Katanya, banyak pihak di daerah yang ingin menerbitkan, baik anggota masyarakat biasa maupun public figure dan politisi.  Peluang ini harus ditangkap Pengurus Daerah JMSI sebagai salah satu alternatif pengembangan potensi daerah.

“Kami mengasistensi editing, sementara editingnya sendiri dapat dilakukan teman-teman di daerah. Kami  juga  memberikan pedoman atau panduan tata letak dan pracetak yang harus diikuti oleh layouter buku di daerah untuk menjaga kualitas terbitan Booknesia. Kami juga bisa menghubungkan Pengurus Daerah JMSI dengan percetakan dan pihak distributor,” ujar Yayat lagi.

Seperti Yophiandi, Yayat juga mendorong agar wartawan, khususnya yang bekerja di media anggota JMSI, menerbitkan buku karya sendiri.

“Bukunya bisa membahas apa saja. Buku yang ringan dan sederhana juga boleh. Misalnya kumpulan hasil liputan atau hasil wawancara yang menarik,” katanya lagi.

Juga karya akademik seperti disertasi yang hendak dibukukan untuk kalangan pembaca yang lebih luas.

“Seperti Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, yang telah berulang kali menerbitkan buku. Baik-buku-buku kompilasi karya jurnalistiknya, maupun disertasinya,” demikian Yayat R. Cipasang. **

Berita Terkait

Polisi Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kolaborasi dengan Basarnas dan Unsur Gabungan
Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus
Camat Dadang Bagikan Ratusan Masker Ke Warga Guna Antisipasi Abu Vulkanik di Kelapa Dua
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD
Sekolah di Tangerang Terapkan PJJ, Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik
Pemuda Berdampak Gelar Audiensi Bersama Wabup Tangerang, Bahas Masa Depan Generasi Muda
Pemkot Tangerang Luncurkan “Bolang”, Solusi Sedot Tinja untuk Gang Sempit
Pemkot Tangerang Perbaiki 360 Meter Jalan Teuku Umar Karawaci, Terapkan Sistem Contraflow
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:26 WIB

Polisi Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kolaborasi dengan Basarnas dan Unsur Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus

Selasa, 8 September 2026 - 15:36 WIB

Camat Dadang Bagikan Ratusan Masker Ke Warga Guna Antisipasi Abu Vulkanik di Kelapa Dua

Selasa, 8 September 2026 - 14:54 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD

Minggu, 6 September 2026 - 22:31 WIB

Sekolah di Tangerang Terapkan PJJ, Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Berita Terbaru