Lokataru Foundation Bersama BEM Banten Bersatu Respon PSU Serang dengan Mengadakan Diskusi Publik

Lokataru Foundation Bersama BEM Banten Bersatu Respon PSU Serang dengan Mengadakan Diskusi Publik

- Author

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, SERANG – Merespon keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pembatalan hasil Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang yang berujung pada perintah Pemungutan Suara Ulang (PSU), Lokataru Foundation bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu menyelenggarakan diskusi publik berjudul “Putusan MK Menyoal Cawe-Cawe Menteri Desa di Pilkada Serang: Konsekuensi Hukum dan Etika”, Kamis (19/03/2025).

Dalam diskusi tersebut, narasumber memaparkan soal kejanggalan dan pelanggaran Menteri Desa (Mendes) Yandri Susanto yang secara terang-terangan membantu istrinya, Ratu Rachmatu Zakiyah yang merupakan salah satu kontestan Pilbup lalu.

Sebagai salah satu lembaga pemantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Lokataru Foundation menilai sikap Mendes Yandri merupakan suatu pelanggaran besar yang mencederai demokrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada forum tersebut juga Lokataru Foundation mengajak anak muda untuk turut serta menjaga Pilbup Serang dari gangguan kepentingan pejabat publik di tingkat pusat yang beraroma busuk.

Lokataru Foundation menganggap, anak muda adalah lapisan masyarakat yang cukup punya energi, ide, dan pikiran untuk membangun wilayahnya sendiri.

Menyambung dari itu, berbagai pembicara yang juga berusia muda sepakat dan menyuarakan hal yang kurang lebihnya sama. Satu dari beberapa pembicara,Putra Aji Sujati, seleb media sosial Instagram yang memantik anak muda lainnya untuk mengeluarkan ide dan produk kreatifnya sebagai langkah kongkret menjaga PSU Pilbup Serang yang kini tengah terancam oleh hal-hal yang bertentangan dengan nilai demokrasi.

Di tempat yang sama, Bagas Yulianto, Koordinator BEM Banten Bersatu menyayangkan adanya tindakan Mendes Yandri yang menyebabkan PSU.

Baca Juga :  Terbukti Ada Campur Tangan Politik di Pilkada Serang, Bem Banten Bersatu Desak Prabowo Pecat Mendes Yandri

Ia mempersoalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang harus terkuras dengan adanya PSU. Padahal aktor pelanggaran PSU adalah pejabat eksekutif di tingkat pusat.

Lebih lanjut, bagas menilai Provinsi Banten sedang membutuhkan banyak anggaran untuk urusan pembangunan.

Pembicara lainnya, Annisa Alfath, sebagai perwakilan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), memberi perhatian terhadap celah kecurangan yang dapat kembali terjadi apabila masih dengan situasi yang sama.

Selain itu, Annisa juga mempertanyakan kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang dinilai minim.

Menjadi pembicaraan dan refleksi yang segar bagi kaum muda khususnya di Kabupaten Serang yang hari ini akan menghadapi Pemungutan Suara Ulang di tanggal 19 April mendatang. Diskusi hari ini menjadi bagian terpenting untuk nantinya masyarakat sipil Kabupaten Serang dalam membentuk gugatan untuk Yandri Susanto agar dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Desa.

Isi gugatan utamanya adalah menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot jabatan Mendes Yandri Susanto, dalam sekurang-kurangnya waktu untuk pencopotan jabatan ini sebelum PSU di Kabupaten Serang bergulir, agar Pemungutan Suara Ulang nantinya tidak terjadi pelanggaran yang berulang. Sebab dapat dikatakan berpotensi Yandri Susanto akan melakukan pelanggaran yang sama.

Kajian serta riset dalam gugatan ini sangat diperlukan agar bisa dipertanggungjawabkan nantinya dalam persidangan di PTUN. Lokataru Foundation bersama masyarakat sipil Kabupaten Serang telah berkonsolidasi dan menyiapkan diri untuk mengawal PSU yang digelar pada tanggal 19 April 2025 mendatang.

Berita Terkait

Kejari Serang Gelar Gebyar Lelang Serentak: Nikmati Kesempatan Miliki Vellfire Hingga Rumah dengan Proses Aman dan Transparan
Ini Komitmen Wamen Sudaryono Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional dari Tanah Jawara Untuk Indonesia Raya
Pemuda Berdampak Audiensi dengan DPRD Banten, Bahas Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan Literasi Menuju Indonesia Emas 2045
Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Rangers For Clean Bersama Noesantara Waste Solusion Inisiasi Program Perempuan Masa Kini di Peringatan HLHS 2026
Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG
Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu: Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju
Wali Kota Serang Buka Suara Soal Dugaan Pencatutan Namanya Oleh Pihak Konsultan Pinjol, Siapkan Langkah Hukum
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:41 WIB

Ini Komitmen Wamen Sudaryono Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional dari Tanah Jawara Untuk Indonesia Raya

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Pemuda Berdampak Audiensi dengan DPRD Banten, Bahas Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan Literasi Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 8 Juni 2026 - 20:41 WIB

Rangers For Clean Bersama Noesantara Waste Solusion Inisiasi Program Perempuan Masa Kini di Peringatan HLHS 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 20:39 WIB

Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polda Metro Jaya Amankan Enam Terduga Pelaku Curas Nasabah Bank

Senin, 10 Agu 2026 - 19:24 WIB