Resmikan Bank Emas Pertama di Indonesia, Prabowo: Terima Kasih Pak Jokowi

- Redaksi

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo resmikan layanan bank emas pegadaian dan bank syariah Indonesia (Foto: Biro Pers, media dan informasi Sekretaris Presiden)

Prabowo resmikan layanan bank emas pegadaian dan bank syariah Indonesia (Foto: Biro Pers, media dan informasi Sekretaris Presiden)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Menjelang 80 tahun Indonesia merdeka, Prabowo menyampaikan kebanggaannya bangsa ini memiliki bank emas.Hal itu menurutnya menjadi capaian tersendiri lantaran Indonesia memiliki cadangan emas terbesar keenam di dunia.

“Saya ucapkan terima kasih atas semua pihak yang sudah bekerja keras untuk mencapai hari ini, saya paham bahwa persiapan bank emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak dalah lebih dari empat tahun, takdir saya bahwa saya yang meresmikannya.” Ucap Prabowo pada pidatonya saat meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, Rabu (26/02/2025).

Atas diresmikannya bank emas ini, Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada mantan presiden ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) yang telah menginisiasi program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku, hanya mendapatkan rezeki untuk meresmikan bank emas, yang juga dirancang sejumlah menteri era Jokowi. Prabowo pun menegaskan, beberapa menteri-menteri tersebut kini membantunya di kabinet merah putih.

Baca Juga :  Tidak Mau di Kait - kaitkan Soal Anggaran IKN Di Blokir, Jokowi " Tanyakan Ke Pemerintah "

“Sekali lagi saya harus ucapkan terima kasih pak Jokowi harusnya. Ada program yang jasanya pemerintah sebelumnya banyak, Presiden sebelumnya harusnya di hadirkan, besok saya akan ketemu pak Jokowi Saya akan minta maaf, minta maaf pak Jokowi,” ucap Prabowo.

“Bapak yang bekerja keras dengan menteri-menteri bapak, padahal menteri-menteri bapak banyak yang saya pakai juga. Kalau sudah timnya bagus, ya kenapa harus diganti, gitu loh. Boleh gak?”. Sambung Prabowo dengan disambut tawa para tamu yang hadir.

Prabowo pun mengibaratkan timnas yang kadang harus ganti pelatih atau manager baru. Sementara pemainnya yang bagus dan konsisten bermain tetap di pakai pelantih baru.

“Manager boleh diganti, kalau timnya pemainnya masih bagus, ya pakai terus, asal kuat kan begitu, hehe. Kalau nggak kuat ya boleh mundur, gitu kan ? Tapi kayanya masih kuat nih,” ujarnya.

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB