Gelar Diskusi Publik Songsong Pemimpin Baru, MANTAB Dukung Program Benyamin Award

Gelar Diskusi Publik Songsong Pemimpin Baru, MANTAB Dukung Program Benyamin Award

- Author

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Rano  Karno saat hadi dalam acara diskusi publik Menyongsong Pemimpin Baru. (foto : Gunawan)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Rano Karno saat hadi dalam acara diskusi publik Menyongsong Pemimpin Baru. (foto : Gunawan)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA  – Masyarakat Adat Dan Tradisi Betawi (MANTAB) menggelar acara diskusi publik untuk menyongsong pemimpin baru Jakarta 2025-2029.

Acara diskusi publik dihadiri Ketua MANTAB Beim Benyamin, wakil Gubernur Jakarta 2025-2029 terpilih Rano Karno, para tokoh dan masyarakat betawi.

Ketua Umum MANTAB, Beim Benyamin mengatakan dalam program yang dibuat Pramono-Rano tentang Benyamin S Award sangat bagus sekali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benyamin S Award bukan hanya saja seni betawi tetapi peradaban, masyarakat Jakarta dan Indonesia”, kata Biem saat acara diskusi publik MANTAB di Jakarta pada Selasa, 28 Januari 2025.

Kita akan mengkonstribusikan pemikiran-pemikiran kita kepada pemerintah Jakarta, Pramono-Rano agar Jakarta Tetap Menyalah, katanya.

Wakil Gubernur Jakarta terpilih 2025-2029 mengungkapkan acara ini sangatlah bagus, namun saya belum dilantik jadi wakil gubernur jadi belum tepat saya memberikan kata sambutan.

Baca Juga :  Buntut Aksi Bobby Razia Pelat Aceh, Muzakir: Dia Jual Kita Beli

“Alhamdulillah, saya sangat setuju dengan tema besar ini yaitu usulan baik kepada tim transisi lahirkan sebuah gagasan kebatinan masyarakat bukan kepentingan kelompok”, ungkapnya.

Rano melanjutkan bicara Jakarta bukan hanya Betawi tapi kosmopolitan, tentu sekarang kita punya kekuasaan untuk meningkatkan kembali kebudayaan Betawi.

“Kemarin dulu ada Perda, karena ini Ibukota kebudayaan tidak boleh ditonjolkan karena itu yang membuat kebudayaan Betawi tersingkirkan”, ujar Rano.

Rano menjelaskan tidak mungkin pembangunan dilakukan hanya dalam satu periode, maka dari itu berkelanjutan harus dilakukan dengan gubernur sebelumnya.*

 

Editor : Sirhan Sahri 

Berita Terkait

Pelatihan Cukur Gratis Dinsos Kota Tangerang Cetak Entrepreneur Muda, Annisa Aulia Sukses Buka Barber
Pemkot Tangerang Tata Ulang Kawasan Jalan Kiasnawi Jadi Kawasan Ramah Pejalan Kaki
Serikat Batak Desak Audit Ekologis dan Transparansi Pasca Pencabutan Izin TPL
Polisi Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kolaborasi dengan Basarnas dan Unsur Gabungan
Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus
Camat Dadang Bagikan Ratusan Masker Ke Warga Guna Antisipasi Abu Vulkanik di Kelapa Dua
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD
Tragedi Keracunan MBG di Karo: Siswi Berprestasi Kehilangan Ingatan, Orangtua Kesulitan Biaya Hidup
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:01 WIB

Pelatihan Cukur Gratis Dinsos Kota Tangerang Cetak Entrepreneur Muda, Annisa Aulia Sukses Buka Barber

Kamis, 10 September 2026 - 10:24 WIB

Pemkot Tangerang Tata Ulang Kawasan Jalan Kiasnawi Jadi Kawasan Ramah Pejalan Kaki

Kamis, 10 September 2026 - 10:01 WIB

Serikat Batak Desak Audit Ekologis dan Transparansi Pasca Pencabutan Izin TPL

Rabu, 9 September 2026 - 04:26 WIB

Polisi Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kolaborasi dengan Basarnas dan Unsur Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus

Berita Terbaru