Jejaknarasi.id, Jakarta – Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan membangun budaya kelola sampah dari sumbernya. Yayasan Pulo Kambing yang salah satu unit kegiatannya adalah Bank Sampah Gunung Emas, bekerjasama dengan PT Ajinomoto Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bank Sampah yang menyasar kalangan sekolah dan masyarakat umum.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur dengan melibatkan sejumlah 10 sekolah dasar, serta 15 kelompok warga dari RW/RT setempat.
Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, peserta dikenalkan pada konsep bank sampah, cara memilah sampah dari rumah, hingga bagaimana menabung sampah dapat menjadi solusi lingkungan sekaligus menambah nilai ekonomi keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Vera Nofita, Ketua Bank Sampah Gunung Emas, “Kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesadaran sejak dini kepada anak-anak sekolah dan masyarakat tentang peran mereka dalam menjaga kebersihan dan mengurangi volume sampah ke TPA.”
Sosialisasi ini juga memperkenalkan praktik terbaik pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, pengenalan produk daur ulang, serta simulasi proses menabung sampah di bank sampah.
“Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil, seperti memilah sampah di rumah atau di sekolah. Karena itu, kami sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini sebagai bagian dari komitmen Ajinomoto untuk mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Mukti Management & Sustainability Support Manager PT. Ajinomoto Indonesia.

Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi pemicu terbentuknya bank sampah baru di sekolah maupun di lingkungan warga, serta memperkuat kolaborasi multipihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ajinomoto merupakan perusahaan yang tidak hanya fokus pada produk berkualitas, tetapi juga berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program kolaborasi bersama Ajinomoto, Bank Sampah Gunung Emas (BSGE) membuka penerimaan sampah jenis Multi layer Plastic (MLP) yang selama ini sering tertolak, khususnya bungkus-bungkus eks kemasan produk Ajinomoto.
Masyarakat kini dapat menyetorkan sampah MLP tersebut ke Bank Sampah Gunung Emas dan berkesempatan mendapatkan insentif total Rp 1.000.000 untuk 10 penyetor terbanyak setiap bulannya.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular.***






















